07# It's okay

796 61 8
                                        

Hari kedatangan Nadeshiko di Korea akhirnya tiba. Pesawatnya sudah mendarat,tinggal menunggu kedatangan penumpang pesawat saja. Adora dan satu staff yang menemaninya menunggu kedatangan Nadeshiko.

Setelah menunggu agak lama,akhirnya mereka keluar dan terlihat,Nadeshiko dengan 2 petugas bandara di belakangnya sedang mendorong kursi roda yang di duduki oleh Nadeshiko dan satunya lagi membawa koper Nadeshiko

Adora dan staff tersebut tentu saja kaget,kenapa Nadeshiko datang dengan menaiki kursi roda? Dan juga,syal tebal yang melilit di lehernya menampilkan kulit pucatnya. Adora langsung membawa Nadeshiko ke mobil di bantu oleh staff dan mereka langsung ke kantor agensi untuk menemui yang lain disana

Di dalam perjalanan,Nadeshiko menceritakan semuanya kepada mereka berdua dan Adora terkejut setengah mati

"APA?! SAKIT JANTUNG?! PACU JANTUNGMU LAMBAT?! SERIUS?!"

"Ck,jangan teriak-teriak dong... iya,itu penjelasan mudahnya dari aritmia,aku malas menjelaskannya panjang lebar.. haah,mana hasilnya tidak begitu memuaskan,tapi tak apalah. Setidaknya sudah berkurang.."

"Hasil terapinya..."

"Ketakutan masih menguasai pikiranku. Aku tak bisa menghilangkannya,rasanya seperti di kutuk"

"Ya sudah,nggak apa-apa. Kalau kamu ikhlas,pasti nanti semuanya akan baik-baik saja. Oh iya,aku penasaran tadi. Kok kamu tiba-tiba udah duduk di kursi roda?"

"Sebenarnya,di London aku baik-baik saja. Tetapi,tiba-tiba aku merasa sesak nafas dan aku di bawa ke ruang medis sebentar. Aku melaporkan penyakit nya dan ketika mendapat surat laporan kesehatan,aku disuruh pakai kursi roda dari London. Jadi begitu"

Adora dan staff yang menyetir langsung ber-'oh' ria. Dan setelah menempuh perjalanan,akhirnya mereka tiba di kantor BigHit yang baru. Sebenarnya mereka sudah lama pindah semenjak Nadeshiko di London,dan semua barang-barang yang ada di ruangan di gedung lama sudah di pindahkan. Bahkan,Sihyuk meminta bantuan Adora untuk menata ruangan untuk Nadeshiko karena ia tidak tahu seperti apa,dan ruangan Nadeshiko lebih luas dari sebelumnya

Staff buru-buru mendorong kursi roda untuk Nadeshiko dan ketika semuanya sudah siap,mereka bertiga memasuki gedung baru mereka

Di ruang tunggu punyanya bangtan,mereka menunggu kehadiran Nadeshiko dan mereka menyiapkan pesta kecil-kecilan untuk menyambut kedatangan Nadeshiko. Sebelumnya,mereka sudah di kabari kalau Nadeshiko akan datang menggunakan kursi roda jadi mereka sudah siap menyambutnya dengan kondisi manajer mereka saat ini

"Semuanya! Ini manajer kesayangan kalian yang ditunggu-tunggu!"

PYAR PYAR!

"Selamat datang di rumah,eommaaa!!"

Suara confetti yang di ledakkan serta tepukan tangan meriah dari member,dan semua karyawan serta staff BigHit bahkan CEO BigHit bertepuk tangan menyambut kedatangan Nadeshiko. Yang disambut malah bingung,ia bingung karena semua orang berkumpul disini. Tumben-tumbenan mereka berkumpul

"T,terima kasih tapi.. seharusnya ini tak perlu kan?"

"Ini patut di rayakan. Kamu sudah berjuang di London melawan masalahmu"

"Tidak.. ini tak pantas.."

Semua orang terdiam. Para member menebak-nebak dengan hasil tesnya dan akhirnya Nadeshiko menjelaskan semuanya

Setelah ia menjelaskannya,semua orang yang ada di ruangan itu terkejut,apalagi para member terutama Namjoon. Nadeshiko sendiri sudah menundukkan wajahnya,menyembunyikan perasaan sedihnya. Sihyuk langsung menyamakan tingginya di depan Nadeshiko dan memeluknya erat

Our Manager pt. 4Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang