RASA INI
-------
"Wow, Marquez menang lagi!" teriak Mark Hwang saat lelaki itu baru memasuki kelas.
Suaranya yang menggelegar membuat teman-temannya yang di kelas serempak menoleh ke arah lelaki itu sambil mencibir. Seolah tak perduli, Mark berjalan ke arah sekumpulan lelaki yang tengah menatapnya. Namun, satu tujuannya. Lelaki yang kini menatapnya dengan sorot ogah-ogahan.
"Jaemin, kau kalah taruhan."
Haechan mendelik lalu menatap Jaemin. "Kau taruhan lagi dengan Mark? Hei, apa kau tak belajar dari pengalaman?"
"Alah, banyak omong kau kelingking kingkong. Aku hanya sedang apes saja," bela Jaemin. Tak urung tangannya bergerak ke saku celananya untuk mengambil beberapa lembar uang.
"Nih!" ucapnya ogah-ogahan, berbeda dengan Mark yang matanya langsung berbinar.
"Senang berbisnis dengan anda." Mark terkekeh lalu menepuk-nepuk bahu Jaemin. "Kau tenang saja. Aku akan membelanjakanmu es susu."
"Aish, otakmu kabur ke mana, sih, yaelah kresek giant!" kesal Jeno.
"Bro, lihatlah! Lalisa cantik sekali," ucap Taeil sambil menatap fokus layar ponselnya. Membuat teman-temannya yang lain menoleh ke arahnya.
Ya, Lalisa Pachirawit namanya. Selebgram yang tengah naik daun di Korea. Memiliki paras menawan yang mampu membuat kaum adam bertekuk lutut jika hanya diliriknya. Entahlah, wanita itu benar-benar cantik.
"Aku juga ingin melihatnya!" kata Winwin yang langsung membuat Taeil menyodorkan ponselnya.
"Cantik," komentar Winwin.
"Menurut kalian, dia mau atau tidak denganku?"
Haechan mulai berangan-angan. Membayangkan Lalisa yang dilihatnya setiap pagi, mengurus anak-anaknya kelak, ah, membayangkannya saja sudah membuatnya bahagia.
"Sudahlah, Chan. Kalau kataku, lebih baik kau sadar diri saja. Mukamu sudah seperti bungkus yupi gini," tembak Lucas yang langsung membuat angan-angan Haechan ambyar.
"Ngaca! Merasa paling tampan, kah? Cih!"
"Ya, kau harus tahu. Aku gonta-ganti pacar minimal sebulan sekali," ucap Lucas sambil memasang tampang songongnya. Melihat wajahnya yang sekarang, ingin sekali Haechan menggiles wajah lelaki itu menggunakan papan penggilesan.
"Hey, kau ganti pacar apa datang bulan?" ucap Jaemin kesal. Tak habis pikir sama temannya yang satu ini.
"Iri."
"Mending kalian semua kembali ke kursi kalian dan tidur. Jangan halu di tempatku." Suara milik perempuan yang kini sudah berdiri di pinggir kerumunan, membuat para lelaki yang tadi tengah ngerumpi langsung menatapnya. "Pergilah!"
Selanjutnya semua lelaki yang tadi berkerumun di tempat Jungha langsung bubar begitu saja, menyisakan Haechan dan Lucas yang terdiam di tempat duduknya.
Tak lama, bel masuk berbunyi nyaring, membuat para siswa duduk di bangkunya masing-masing. Menantikan sang guru yang akan mengajar hari ini.
⸙⸙⸙
Siang menuju sore, di mana matahari mulai bergerak perlahan menuju tempat tenggelamnya. Saat itu matahari masih tergantung di langit dengan gagahnya, menyinari para siswa yang tengah berbaris di lapangan di bawah teriknya matahari.
Memang, beberapa menit sebelum pulang sekolah, para siswa SMA Geumjeong diminta untuk berkumpul di lapangan karena Kepala Sekolah mengadakan penyuluhan, menyuruh muridnya untuk terus berhati-hati.
Ahn Suha, gadis kelas sebelas, dikabarkan menghilang dua hari yang lalu sepulang sekolah. Kerabat dekatnya mengatakan sebelumnya mereka pulang bersama, sampai pada persimpangan jalan mereka berpisah. Orang tuanya beberapa kali bolak-balik ke sekolah, mencari kabar anak gadisnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[END] MR. VAMPIRE
VampirosCOMPLETED : Underworld Series I Lee Taeyong. Lelaki pendiam dengan sorot mata tajam mematikan. Lelaki yang sekalinya berbicara menyakitkan, namun sayangnya dia berwajah tampan. Bibir dan tubuh tegapnya yang terlihat pucat, entah mengapa begitu mengg...
![[END] MR. VAMPIRE](https://img.wattpad.com/cover/118105528-64-k648439.jpg)