Episode 16

1.1K 127 0
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca..
.
.
.
.
.
.
.

Sinb menyandarkan kepalanya menatap langit-langit dengan tatapan kosong dan menghela nafasnya.

"Sudah mulai musim dingin ya.." Ucap Sinb menahan air matanya.

"Berhentilah mengingatnya.." Ucap Sinb menutup matanya sampai air matanya terjatuh.

Ia terus teringat bagaimana ia selalu tertawa bersama Jhope, selalu merasa bahagia dan nyaman.

"Jangan pergi lagi kumohon..." Suara yang sangat dikenal Sinb membuat sekujur tubuhnya membeku.

Sinb membuka matanya dan menatap wajah lelaki itu tak percaya. Jhope benar-benar berada di depan nya.

"Ba-bagaimana.." Ucapan Sinb terpotong ketika Jhope menahan nya dengan kedua tangan nya mengunci Sinb di tembok dan menatapnya serius.

"Pergilah!" Ucap Sinb menunduk tidak mau menatap Jhope.

"Aku tau kau sangat membenciku..., tapi aku tidak bisa menahan diriku untuk merindukanmu! Aku tidak bisa melupakanmu!! sudah bertahun aku berusaha mencarimu..tapi tetap tidak bisa.." Ucap Jhope.

"Dan bertahun aku berusaha untuk membencimu!!" Bentak Sinb menatap Jhope dengan tatapan marah nya, ia benar-benar tidak bisa menahan air matanya.

"Kita sudah putus.., turutilah kata ayahmu.. Aku sudah tidak mau lagi berhubungan denganmu!" Ucap Sinb.

"Apa kau tidak mengerti perasaan ku? Hwang Sinb?!" Tanya Jhope.

"Se-seharusnya itu yang kukatakan..hiks.., aku benar-benar menyukaimu! Bukan berarti karena aku menyukaimu aku tidak bisa membencimu!! Aku terus mencoba membenci orang yang menyakiti perasaanku!" Teriak Sinb menatap Jhope dengan matanya yang terus meneteskan air mata.

"Aku hanya ingin menyelamatkan Kamu dan ibumu! Aku menolong kalian dari appa ku!" Ucap Jhope membuat Sinb tersentak.

"Menyelamat... kan? Menolong??" Sinb merasakan dadanya yang sangat sesak dan nafasnya yang mulai tidak teratur.

"Eommaku sudah tiada tepat hari dimana kau meninggalkanku!" Ucap Sinb mengatur nafasnya.

"...., ti-tiada?" Ucap Jhope tak percaya.

"Kau pura-pura tidak tau apa bagaimana?, aku tegaskan sekali lagi! Aku sudah tidak menyukaimu Jung Hoseok!" Ucap Sinb menatap Jhope dengan amarah nya yang kini sudah meledak.

"...." Jhope hanya terdiam dan membatu.

"Pergilah.., aku sudah lelah dengan semua ini.." Ucap Sinb lemas.

"Aku bisa menjelaskan nya.." Ucap Jhope.

"Aku sudah tidak membutuhkan nya lagi.." Ucap Sinb menutup matanya merasakan kepalanya yang kembali sangat sakit.

"Pe-pergilah.." Ucap Sinb memegang kepala nya.

"S-Sinb?? Kau tidak apa-apa??" Tanya Jhope khawatir.

"Pergilah!!" Teriak Sinb berusaha mendorong Jhope namun kesadaran nya menghilang dan ia pingsan di pelukan Jhope.

"Sinb?? Sinb!!" Panggil Jhope kemudian mengangkat Sinb ke mobil nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Apa dia baik-baik saja Dokter??" Tanya Jhope saat seorang dokter keluar dari ruangan Sinb.

"Dia tidak apa-apa, ia hanya mengalami situasi tertekan dan lagi sepertinya ia kecapekan karena kurang tidur" ucap Dokter yang memeriksa Sinb.

Limited Edition BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang