.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Ekhem.., Sinb!" Panggil Jungkook mendatangi Sinb.
"Kenapa?" Tanya Sinb melihat Jungkook yang berlari ke arahnya.
"Kau tau dimana Eunha? Aku tidak menemukan nya dari tadi" ucap Jungkook.
"Huh? Aku juga tidak melihatnya sejak pagi, bukan nya kalian berangkat sekolah bareng ya?" Tanya Sinb.
"Kami sudah tidak berangkat bersama lagi, Eunha bilang dia ingin mandiri" ucap Jungkook tertawa kecil.
"Apa dia berada di kelas?" Tanya Sinb.
Benar saja sejak kelas 12, Eunha dan Jungkook sudah tidak sekelas lagi.
"Aku mencarinya tadi tapi tidak ada di kelas, hanya ada tasnya" ucap Jungkook kebingungan.
"Apa dia berada di loteng?" Tanya Sinb.
"Ahh mungkin dia di loteng mencariku, aku pergi dulu!" Ucap Jungkook terburu-buru sambil berlari.
"Mereka berdua tiada hari tanpa
mengganguku" ucap Sinb kesal.
BRUKKK
Tanpa sengaja Jungkook menabrak seorang perempuan sampai ia terjatuh.
"Ahh.., mianhae!! (Maaf!!)" ucap Jungkook segera memberikan tangan nya untuk perempuan itu.
"Ka-kakiku sakit.." Ucap perempuan itu pelan.
"A-ada apa?" Tanya Jungkook yang tidak mendengar dengan jelas.
"Ti-tidak apa-apa" ucap perempuan itu meraih tangan Jungkook membantu nya berdiri.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Jungkook melihat perempuan itu yang terus memegang kaki nya.
"Iya.., bo-boleh tolong mengantarku ke uks?" Tanya perempuan itu membuat Jungkook tampak berpikir.
"Ti-tidak apa-apa, kalau tidak bisa" ucap Perempuan itu.
"Bi-biar ku bantu..." Ucap Jungkook berusaha memapah perempuan itu ke uks.
"Terima kasih sudah menolongku.." Ucap perempuan itu di depan kamar uks.
"Iya, maaf sudah menabrakmu namamu.., Nayeon?" Tanya Jungkook yang dibalas anggukan oleh Nayeon.
"Baiklah, aku pergi dulu ya, sekali lagi aku minta maaf" ucap Jungkook terburu-buru pergi sedangkan Nayeon hanya menatap punggung Jungkook yang berlari.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Hiks..hiks..hikss.." Suara tangisan itu terdengar jelas di loteng sekolah.
"Eunha-ya.." Panggil Jungkook membuat Eunha tersadar dan segera menghapus air mata di pipi nya.
"J-Jungkook??" Tanya Eunha membuat Jungkook langsung berlari ke arah Eunha dengan khawatir.
"Kamu kemana saja.., aku bingung mencarimu kemana-mana" ucap Jungkook memeluk Eunha khawatir.
"Aku.., hanya mencari angin.." Ucap Eunha lemas.
"Kamu kenapa??" Tanya Jungkook menatap Eunha.
"Tidak.., aku tidak apa-apa.." Ucap Eunha berusaha tersenyum.
"Matamu.. sedikit merah" ucap Jungkook pelan menatap Eunha khawatir.
"Aku sedang sakit mata.." Ucap Eunha mengusap matanya.
"Jangan berbohong.., katakan ada apa.." Ucap Jungkook menahan tangan Eunha.
"Aku.., sedang tidak enak badan" ucap Eunha menyender di dada Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
Limited Edition Boyfriend
Teen FictionJung Eunbi seorang perempuan imut dan cantik ini mulai lelah dengan kehidupan nya yang mewah dan menyesakkan sehingga ia kabur dan bersekolah di Busan dengan nama Jung Eunha, tapi yang terjadi malah ia terjebak sebuah hubungan dengan Raja nya sekola...
