Episode 45

993 97 5
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Flashback Mode on)

3 Tahun yang lalu.

"Jungkook makanlah!" teriak Jin pada Jungkook yang masih tinggal di rumah sakit.

"Hyung aku sedang tidak ingin makan, tolong jauhkan makanan itu" ucap Jungkook memainkan handphone nya.

"YAK! KAU TAU BETAPA SUSAH NYA AKU MEMASAK INI?! MAKAN!" teriak Jin kesal.

"HYUNG!" bentak Jungkook kesal dengan suara Jin.

"Aku hanya ingin sendiri!" ucap Jungkook dengan matanya yang berkaca-kaca.

"kau masih terluka karna dia meninggalkan mu?" tanya Jin khawatir.

"...."

"dengarkan aku! kau masih muda, masih banyak Yeoja di luar sana yang lebih sempurna dari dia kau bisa mencari yang lain" Ucap Jin.

"mungkin sulit untuk melupakan cinta pertama, tapi kau harus tau jika perasaan bisa berubah seiring berjalan nya waktu" lanjut Jin.

"aku juga harap begitu..., tapi dia terus muncul di ingatan ku, aku benci sekali!!" ucap Jungkook meneteskan air matanya.

"hey! dimana Jungkook yang kukenal?? yang selalu berantam di sekolah, selalu ada kasus, mematahkan tangan kaki orang, melempar orang dari lantai atas, ditakuti semua orang dan.... sekarang lemah hanya karena cinta??" tanya Jin.

"Hyung..." rengek Jungkook kesal.

"sudah cukup rengekanmu itu, bangkit! lupakan dia dan jadilah Jungkook yang kukenal. besok aku akan kembali ke America jika aku masih mendengar kau masih seperti ini aku akan mengirimmu ke America" ucap Jin.

"sekarang makan lah!" ucap Jin menyodorkan makanan pada Jungkook.

"ah.. baiklah.." ucap Jungkook memasukan sesuap nasi dengan rumput laut dan telur itu ke mulutnya.

"bagaimana bisa seenak ini??" ucap Jungkook dengan matanya yang berbinar.

"ohh tentu saja, siapa dulu yang masak, jika yang memasak itu orang tampan seperti ku makanan nya juga akan ikut tampan" ucap Jin membuat Jungkook terkekeh.

"ah... untunglah dia membaik" ucap Jimin yang melihat mereka berdua dari pintu kamar rumah sakit.

(Flashback Off)
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"huh?!! kau mau kemana??" tanya Jimin melihat Jungkook yang meletakkan beberapa baju nya di tas.

"aku akan ke Busan untuk menenangkan pikiran ku sementara.., aku minta bantuanmu mengawas perusahaan" ucap Jungkook menghela nafas nya dan membereskan beberapa baju di lemari nya.

"bagaimana dengan Eunha?" tanya Jimin membuat Jungkook berhenti.

"ku rasa..., aku akan kembali mencoba melupakan nya" ucap Jungkook.

"kau tau itu tidak akan pernah terjadi" ucap Jimin.

"sudah saat nya aku yang berkorban untuknya, aku terlalu buruk untuknya" ucap Jungkook mengunci tas nya.

"aku sangat benci sikapmu yang tidak jelas seperti ini terhadap cintamu sendiri" ucap Jimin.

"aku juga.., aku juga benci diriku sendiri" ucap Jungkook membuat Jimin kesal dan meninggalkan nya sendiri.

"Hah...." Jungkook menghela nafas nya kasar dan duduk di lantai bersandar di kasur nya menatap Lemari yang berantakan itu.

"itu..." ucap Jungkook berdiri dan menatap lemari nya, sebuah lemari kecil yang berada di dalam lemari besar.

Limited Edition BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang