Episode 43

937 108 4
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Meja yang sudah tertata.
Dua Lilin yang menyala terang di tengah meja.
Bunga yang tersusun rapi di samping Meja.
Pemandangan malam menampilkan kota Seoul yang sangat terang.

Sempurna.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

20.00

"kenapa kau berdandan secantik itu??" tanya Sinb melihat Eunha yang memakai kep rambut di samping rambutnya yang sudah dicatok bergelombang.

"Jungkookie mengajakku dinner dia berkata hari ini adalah hari special aku juga bingung kenapa" ucap Eunha kebingungan.

"apa jangan-jangan..." ucap Sinb kepikiran apa yang pernah ia ceritakan pada Jungkook.

"dia tidak mungkin minta putus kan?" tanya Sinb dalam hati.

"kenapa?" tanya Eunha memecahkan lamunan Sinb.

"ah tidak..., mungkin dia ada kejutan untukmu" ucap Sinb tersenyum.

"hmm mungkin saja..., jadi bagaimana penampilan ku?" ucap Eunha berdiri dari duduk nya, menunjukkan dress hitam nya.

"tentu saja sangat cantik jangan banyak bertanya lagi dan cepatlah siap-siap, aku rasa pangeran mu sudah datang" ucap Sinb tersenyum.

"ah benarkah?! aku akan segera keluar" ucap Eunha segera membereskan peralatan make up nya dan menyemprotkan parfume nya sambil berjalan cepat.

"Sinb anyeong!! (sampai jumpa)" ucap Eunha keluar dengan cepat.

"ne.. hati-hati" ucap Sinb.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Jungkookie!!" panggil Eunha yang langsung menemukan Jungkook di depan pintu.

"kita mau kemana?" tanya Eunha menatap Jungkook yang membatu.

"Jungkookie!" panggil Eunha menepuk bahu Jungkook.

"ah iya! k-kamu cantik sekali..." ucap Jungkook malu sendiri.

"hmm?? benarkah?" tanya Eunha menatap Jungkook yang berpakaian rapi dengan setelan jas hitam.

"kamu juga rapi sekali, ada apa? hahaha" tanya Eunha tertawa kecil.

"tentu saja! kita berdua harus tampan dan cantik malam ini, ayo kita harus jalan" ucap Jungkook tersenyum dan menggandeng tangan Eunha.

"baiklah, Kajja! (ayok!)" ucap Eunha mengikuti Jungkook.
.
.
.
.
.
.

"kenapa harus main tutup mata?!!" ucap Eunha kesal ketika Jungkook sudah menutup matanya sepanjang jalan menuju ke suatu tempat.

"sampai!" ucap Jungkook.

"apa aku sudah boleh membuka mata?" tanya Eunha.

"tentu saja" jawab Jungkook.

1
2
3

"...."

"ini apa?" tanya Eunha kebingungan melihat semua persiapan Jungkook di sebuah restoran balkon yang terbuka.

"kamu sudah lapar kan? ayo makan!" ucap Jungkook mendudukan Eunha di kursi dan mengambil duduk menghadap Eunha sambil tersenyum.

"kenapa mempersiapkan ini semua?" tanya Eunha masih bingung.

"Saranghae (aku mencintaimu)" ucap Jungkook.

"a-ara... (aku tau), itu bukan jawaban" ucap Eunha kesal dengan pipinya yang merona karena pengakuan Jungkook yang suka tiba-tiba.

Limited Edition BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang