Episode 22

918 119 2
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Jung Eunha!" Panggil sekertaris kelas menghampiri Eunha yang duduk sendiri di kelas sambil membaca bukunya.

"Ada apa?" Tanya Eunha menatap Irene, sekertaris kelas.

"Sudah 3 hari namjachingu (pacar) mu tidak masuk sekolah, aku sudah lelah dengan kalian berdua yang tiba-tiba tidak datang ke sekolah tanpa kabar" ucap Irene kesal, sebagai sekertaris ia cukup lelah hanya untuk mengisi absen sedikit menyesal pernah mengajukan diri untuk hal tak beguna ini.

"..." Eunha hanya diam mendengarnya.

"Tolong beritahu padanya bahwa kepala sekolah sudah memberi peringatan, jika dia tidak masuk sekolah lagi, dia akan dikeluarkan secara langsung. Menurutku sih tanggung sekali karena 1 bulan lagi kita sudah lulus sekolah" ucap Irene meninggalkan Eunha sendiri yang terdiam.
.
.
.
.
.

"Eunha..." Panggil Sinb menyadarkan Eunha dari lamunan nya.

"I-iya kenapa?" Tanya Eunha memainkan ramen nya.

"Aku tau maag mu sudah lama tidak kambuh, tapi jangan mencari-cari penyakit lagi!, makanlah yang benar!" Ucap Sinb menghela nafasnya.

"Iya.. maaf.." Ucap Eunha pelan.

"Kau membuatku merasa bersalah.., katakan ada apa dengan kalian berdua?!" Tanya Sinb.

"Ka-kami sudah putus.." Ucap Eunha meminum air mineral nya, sedangkan Sinb hanya mengangga terkejut.

"Jung Eunha!!" Panggil teman sekelas Eunha menyampiri Eunha dan Sinb.

"Kenapa?" Tanya Eunha melihat teman nya yang kelelahan.

"Ju-Jungkook Ani!! (Tidak!!) Raja sekolah kita kembali!!" Ucap teman sekelas Eunha membuat Sinb semakin kaget.

"Oh.." Ucap Eunha singkat membuat Sinb menatap nya tajam.

"Apa kau dengar yang dia bilang?! 'Raja Sekolah' itu tandanya ada sesuatu!!" Ucap Sinb berdiri menarik Eunha.

"Kita mau kemana sih?!" Tanya Eunha menepis tangan Sinb.

"Jungkook!!" Ucap Sinb.

"Aku sudah putus dengan nya!!!" Bentak Eunha dengan emosinya yang tidak teratur.

"Karena itu!! Kau sudah putus dengan nya apa yang kau pikirkan apa yang akan dia lakukan?!!" Ucap Sinb membuat Eunha terdiam.

"ARGHHHHH AAAA.." Suara teriakan itu membuat semua orang terkaget termasuk Eunha dan Sinb, Sinb langsung menarik Eunha ke lapangan sekolah yang ramai dikelilingi orang.

"Ada apa??!!" Tanya Sinb kepada salah satu siswa yang berkumpul.

"J-Jeon Jungkook.. me-mematahkan tangan seseorang.." Ucap siswa itu gemetaran.

"Mwo?!! (Apa?!!)" tanya Eunha membulatkan matanya dan langsung masuk di kerumunan siswa.

Eunha terkejut Melihat Jungkook yang menginjak tas siswa yang tergeletak menangis memegang tangan nya.

"Sudah kuperingatkan.." Ucap Jungkook menendang kaki siswa lelaki itu membuat ia menjerit kesakitan.

"Jeon Jungkook!! Le-lepaskan.. Kakiku sakit!!" Ucap siswa itu kesakitan saat Jungkook menginjak kakinya dengan tatapan tajam dan datar.

"Kau sudah gila ya?!!" Teriak Eunha mendorong Jungkook dan berusaha menolong siswa yang tergeletak kesakitan itu.

"Kalian semua!! Tolong bantu dia!!" Teriak Eunha namun semua orang ketakutan untuk mendekati siswa itu karena ada Jungkook.

Limited Edition BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang