.
.
.
.
*Nyalakan Lagu...
.
.
.
.
.
Selamat membaca...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Oppa Mian..." ucap Eunha melirik Jhope yang menyeruput kopi panas nya di siang hari.
"kalian berpacaran?" tanya Jhope dengan wajah datar, membuat kedua orang yang dilihatnya menelan ludah ketakutan.
"Kami bertunangan" ucap Jungkook berhasil membuat Jhope tersedak.
"hahhh panasss" ucap Jhope mengibas bibirnya dan meminum segelas air putih.
"Mwoya?! (apa?!) bertunangan?! itu artinya kalian akan menikah?" tanya Jhope yang dibalas anggukan tenang Jungkook.
"Jeon Jungkook, aku bahkan bertemu denganmu tidak lebih dari 3x tapi kau sudah bertunangan dengan adikku tanpa ijin?!" ucap Jhope menatap tajam Jungkook.
"Oppa..." rengek Eunha melihat Jhope.
"mwo?! kau juga! sudah baik sekali aku tidak memberi omelan panas untukmu ya!" ucap Jhope mencoba menahan kesal nya.
"Oppa... biarkan mereka menjelaskan nya mereka sudah dewasa" ucap Sinb menenangkan Jhope.
"Hyung Mianhae-yo..., aku berencana untuk bertemu dengan keluarga Eunha ekhem Eunbi sebelum aku melamarnya, ta-tapi.... maaf aku melewati batas" ucap Jungkook menyesal.
"hah.. kalian ini! aku saja belum menikah!" ucap Jhope kesal kembali menyeruput kopi nya.
"kalau begitu menikahlah!" ucap Eunha membuat Jhope tersedak lagi.
"yak! anak ini! biarkan aku minum kopi dengan tenang!" ucap Jhope membersihkan bibirnya dan menatap gugup Sinb.
"kalian! temui appa dan bicarakan semuanya, aku berani jamin kalian akan dimarahi habis-habisan" ucap Jhope.
"jangan memperburuk keadaan! ini adalah hal yang membahagiakan!" ucap Sinb menatap Jhope kesal.
"sekali lagi maaf..." ucap Jungkook.
"kalau begitu kita harus bertemu beberapa kali, malam ini kita pergi minum bagaimana?" tanya Jhope merubah nada suaranya yang datar menjadi semangat.
"Yak! besok kerja!" ucap Sinb dan Eunha secara bersamaan.
"bolos..." ucap Jungkook menatap Eunha dengan raut wajah memohon, melihat itu Jhope juga melakukan nya pada Sinb.
"sebelum kau melakukan raut wajah seperti itu aku akan menamparmu dengan panci" ucap Sinb membuat Jhope menatapnya ketakutan.
"minumlah saat hari sabtu, kalian baru pulang istirahat lah dulu lalu selesaikan semuanya dengan baik dan merayakan nya" ucap Sinb tersenyum.
"benar... kita harus bekerja!!" ucap Jhope memberi semangat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"YAK!!! KAU DARI MANA SAJA?! KENAPA TIDAK KAU BUANG SAJA HANDPHONE MU KE LAUT?!" teriak Jimin begitu Jungkook memasuki aparteman.
"kenapa lagi..." ucap Jungkook lemas.
"Kau..., pekerjaan dikantor menumpuk 3x lipat karena ketidakhadiranmu bahkan sekertarismu!" ucap Jimin kesal dengan garis mata hitam terlihat di kantung matanya.
"Jiminie... Mian..., aku akan menambah gaji mu. selain itu mulai besok untuk seminggu ini aku akan bekerja keras!!" ucap Jungkook mencoba menghibur Jimin yang memasang wajah kesal.
"bagaimana dengan Yeojachingu mu?" tanya Jimin melihat ke arah lain.
"Yeojachingu aniya... yaghonnyeo (bukan pacar, tetapi Tunangan)" ucap Jungkook berhasil membuat Jimin kaget dan melompat bahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Limited Edition Boyfriend
Teen FictionJung Eunbi seorang perempuan imut dan cantik ini mulai lelah dengan kehidupan nya yang mewah dan menyesakkan sehingga ia kabur dan bersekolah di Busan dengan nama Jung Eunha, tapi yang terjadi malah ia terjebak sebuah hubungan dengan Raja nya sekola...
