Episode 23

896 113 8
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

3 hari sebelum Kelulusan.

"Eunbi..." Panggil Sinb menyadarkan Eunha yang melamun.

"Ah ne?" Tanya Eunha kaget.

"Kita akan segera lulus!!, eoh.. apa kau baik-baik saja?" Tanya Sinb.

"Na? Gwaenchana..(aku? Baik-baik saja)" ucap Eunha tersenyum.

"Jungkook.., kau tau kan dia mulai bolos dan berantam dengan anak sekolah lain" ucap Sinb menghela nafas, sesuai dugaan Jungkook kembali mengerikan dan hancur.

"Ya.., aku tau. Ini salahku" ucap Eunha.

"Eunbi... kau semakin kurus, apa kau yakin kau akan baik-baik saja disana?" Tanya Sinb.

"Aku yakin aku akan baik-baik saja, bagaimana dengan mu?" Tanya Eunha.

"Aku akan kembali ke Seoul untuk bekerja di tempat pamanku, dan Hoseok oppa sudah meminta ijin pada appamu ntah bagaimana appa mu memberikan ijin untuk hubungan kita" ucap Sinb.

"Itu berita yang bagus.." Ucap Eunha.

"America.., aku belum pernah kesana,tapi aku akan hidup disana untuk waktu yang lama" cerita Eunha tersenyum.

"Kau yakin sudah melupakan Jungkook?" Tanya Sinb.

"bagaimana bisa kita melupakan orang yang pernah menetap di hati untuk waktu yang lama?" Tanya Eunha dengan matanya yang berkaca-kaca tapi tetap tersenyum.

"Mianhae.., jangan bahas lagi.., kita harus bahagia akan segera lulus" ucap Sinb memeluk Eunha.

"apa aku harus bahagia?" tanya Eunha dalam hati.
.
.
.
.
.

"Eunha!!" Panggil Umji mendekati Eunha dan Sinb.

"Waeyo?(kenapa?)" tanya Eunha.

"Aku tidak tau itu di depan siapa, sepertinya bukan anak sekolah sini.., dia mencarimu" ucap Umji kebingungan.

"Ah iya aku akan kesana, Sinb aku titip handphone dan tas ku dulu aku akan segera kembali" ucap Eunha berlari ke pintu gerbang.

"Umji-ya.., siapa yang mencari Eunha?" Tanya Sinb khawatir.

"Aku tidak tau, dia lelaki yang tinggi, badan nya bagus dan wajah nya tampan, kalau tidak salah dia pernah bersekolah di Sola" ucap Umji mengingat siswa itu.

"Sola??" Tanya Sinb kebingungan.
.
.
.
.
.
.

"Kai?" Panggil Eunha melihat Kai di depan pintu gerbang.

"Oh anyeonghaseo Eunha ssi" panggil Kai tersenyum.

"Ada apa kau kesini?" Tanya Eunha.

"Ah aku ingin berterima kasih karena hari itu kau sudah menolongku" ucap Kai.

"Itu tidak ada apa-apanya, aku hanya membantu mengantarmu ke rumah sakit" ucap Eunha tersenyum ramah.

"Apa.. nanti malam kita bisa makan malam berdua?" Tanya Kai.

"Makan malam??" Tanya Eunha kebingungan dengan maksud Kai.

"Iya.., maksudku sebagai tanda terima kasih ku, kau sudah menolong ku dan teman-teman ku yang lain, kalau kau merasa aneh karena berdua aku akan mengajak yang lain juga" ucap Kai gugup.

"Ah iya, baiklah nanti akan kukabari" ucap Eunha.

"Boleh aku minta nomor telepon mu?" Tanya Kai tersenyum.
.
.
.
.
.
.
.
.

Limited Edition BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang