#Chapter 12 " NaYuta is Mine"

1.3K 93 23
                                    


Hallo selamat Soreeeee 

Happy Reading

.

.

Yuta menatap tajam Taeyong yang sedang menata sarapan dengan Jaehyun yang duduk di salah satu kursi menunggu makanan selesai.

" pinjami aku bajumu, hyung! "

Taeyong menghela nafas.

" lepas saja...jika kau tidak suka"

" what???!!"

Manik Yuta semakin terlihat melebar mendengar ucapan yang kekasihnya katakan.

" tapi tidak PINKKKKK!!!! "

" bocah nakal ini, duduk! "

Jaehyun menarik tangan Yuta agar duduk di sampingnya, membiarkan si manis mempoutkan bibirnya kesal.

" hyungie tetap manis dengan sweater pink kok"

" hueeeeeeee Lee Taeyong!!!? Kau dengar??? Jungjae mengataiku manis???? Hilang sudah martabatku sebagai lelaki sejati!!! "

Yuta memberikan tatapan tidak terima pada Taeyong yang memberinya sepiring nasi goreng, terlihat jelas niat protesnya terganti dengan nafsu makan yang tergolak untuk meraih sendok dan garpu selanjutnya menikmati sarapan dari kekasihnya.

" makanlah Jae, jangan urusi bocah labil itu"

Jaehyun terkekeh, mengangguk mengiyakan perintah Taeyong. Mereka memakan sarapan dengan tenang dan sesekali Yuta jahil mengambil daging di piring Taeyong yang langsung mendapat jitakan mesra dari sang kekasih.

Jaehyun dan pemikirannya selalu merasa was-was jika apa yang dilakukan Yuta bisa memancing amarah Taeyong, sesekali ia mengalihkan perhatian sang leader saat pemuda tampan itu sudah memincingkan mata menatap tajam ke arah Yuta. Pemuda Jung itu hanya masih belum menyadari rasa was-was yang ia rasakan adalah rasa yang sama yang seseorang rasakan saat orang yang ia cintai berdekatan dengan orang lain, Jaehyun terlalu bodoh untuk mengartikan perasaan itu.

Anehnya, Jaehyun akan sangat peka jika itu Yuta dengan siapa saja selain Taeyong. Ia akan mudah berasumsi buruk seperti seorang kekasih posesif pada kekasihnya. Dan itu cukup membuat Taeyong menggeleng sembari sesekali berfikir apa yang ia lakukan pada Yuta benar-benar seperti seorang yang amat membenci bocah nakal itu atau tidak. Karena Johnny juga merasakan hal yang sama seperti yang Taeyong rasakan saat melihat bagaimana Jaehyun tiba-tiba cemburu saat kekasih manis Taeyong itu berdekatan selain dengan dirinya, bahkan dengan Johnny yang pada hakekatnya adalah ayah angkat jejadian Yuta.

" hyung dimana yang lain?"

Tanya Jaehyun.

" mereka sedang berjalan-jalan dengan pasangan masing-masing meninggalkan aku bersama kalian di rumah. Setelah sarapan bantu aku menghias pohon natal, seseorang merengek ingin menghias pohon natal"

Yuta kembali memincingkan matanya, menatap kekasihnya dengan kebencian. Sementara Jaehyun menghela nafas, dua hyungnya itu benar-benar harus di tengahi agar tidak ada perang dunia ke dua yang sialnya Jaehyun bahkan sering tidak dianggap bagaikan lautan tenang dalam perang.

Jaehyun membantu Taeyong mencuci piring saat Taeyong menyuruh Yuta untuk setidaknya bergerak, dan dengan senang hati Jaehyun menggantikan sang pujaan hati.

" aku tidak tahu apa yang menjadikan Jaehyun menjadi budak cinta mu, Chan"

" Youngie, jangan panggil aku Chan!"

" tsk, sudah. Kau ambil kardus yang ada di kamarmu, aku akan menyiapkan beberapa perlengkapan sembari menunggu Jaehyun selesai dengan cuciannya"

.

How To Get You Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang