Aku menyerah untuk memberikan seluruh duniaku padamu
Aku menyerah untuk menjadi tidak berarti dalam duniamu
Aku menyerah untuk menjadikanmu seluruh duniaku
Aku harap kau tidak akan kembali untuk membawaku kedalam mimpi yang telah kau hancurkan. Kare...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
.
.
Warning
Chapter ini rada membosankan, skip aja dari pada tensi darah naik.
Ada beberapa sudut pandang yang aku ambil dari sisi calon Pelakor
.
.
Happy Reading
.
.
.
" I’m afraid if time passes to fast, I would worry day and night about losing you. I wish we could become old overnight and never part even if it’s the whole world, I can give up on it. I want to tell you at least I still have you, who is worth cherishing i don't want though losing in pain because you presence here is my life’s miracle"
.
.
NCT 127 sedang menghadiri acara pribadi sebagai salah satu model brand ambassador dari merk kecantikan terkenal bersama dengan BTS dan beberapa artis wanita.
Rambut panjang Yuta menjadi favorite para stylish yang kebetulan bertanggungjawab tentang penampilan tamu undangan. Yuta sedikit melirik mendapati teman baiknya duduk dengan malas di sampingnya, wajah lelah jelas tercetak di sana.
" senang melihatmu masih hidup, Yuu"
Ucapan sinis dari pemuda bersurai biru ketika datang mendapati hobae kesayangan langsung duduk di samping Yuta itu hanya diangap angin lalu oleh kesayangan semua member di grupnya.
" yeah, aku sempat berniat mengirimi berita kematian padamu tapi sayang Tuhan masih menyayangiku"
Jawab Yuta tak kalah sinis.
" aku akan membunuhmu dua kali jika itu sampai terjadi"
Pemuda bersurai hitam member tertua boyband yang sedang mendunia BTS itu duduk di samping kiri Yuta karena di samping kanannya member lain sudah duduk dengan nyaman disana.