HALLOOO AKU KEMBALI DENGAN SPECIAL CHAPTER 💃
ORIGINAL AUTHOR BY CHESSHIRE
TERJEMAHAN INDONESIA BY NPWULANDR ✌️
-----
"Phi tahu? Selama beberapa tahun aku baru mengunjungi Ibunya Jedi, ia mengeluh soal putranya yang setiap hari terlihat lebih seperti sebuah robot."
Aku mengerutkan keningku dengan berpikir kemudian membuka mulutku untuk mengunyah apel, tanpa mengalihkan pandanganku dari layar laptop.
"Uhm."
"Aku bertemu dengannya setahun hanya dua kali, hampir tidak pernah memperhatikan seberapa banyak dia berubah." Aku memikirkannya dan hanya bisa menghela nafas bersama dengan kebodohan orang itu. Kenapa masih membuat orang tua khawatir? "Dengan kata lain, sedikit memikirkannya na. Wajah tampannya seperti duri ikan. Wajahku dua kali lebih baik dan kelihatannya sama dan sayangnya, lebih kurus dariku."
"Berhenti bermain game dan angkat telponmu, Ibu menelponmu." Suara singkat dari Presdir memerintahku bersama dengan suara deringan telponku, namun aku terlibat dalam serangan benteng, tentu saja tidak sibuk, lalu mengangkatnya.
"Phi angkatlah lebih dulu, aku masih berada di benteng."
P'Phu menghela nafas panjang namun masih menekan ponselku untuk menjawab panggilan seperti pintaku. Sofa di sampingnya mengembang ketika orang yang duduk itu berdiri seolah-olah ingin berjalan keluar untuk berbicara di luar, aku menghabiskan beberapa waktu untuk bermain game dan kemudian menabrak benteng dan pada akhirnya memenangkannya. Namun saat aku menoleh, aku menemukan sosok pria jangkung itu yang masih terlihat baik secara konsisten berbicara di telpon di balkon luar dan belum juga kembali, setelah hampir lima belas menit.
Apa yang dibicarakan dengan Jaa..?
Aku berdiri dari sofa, meninggalkan laptop yang berfungsi untuk bermain game dengan acuh tak acuh, sebelum berjalan melangkah keluar menuju balkon dan memeluk pinggang orang jangkung ini dengan erat.
"Aku tahu.." P'Phu tidak banyak bergerak, ia hanya menyentuh lenganku dengan lembut yang bersandar di pinggangnya sebagai tanggapan, lalu berbicara dengan seseorang di ujung sana, menempatkan lebih banyak kalimat lagi.
Di ujung telpon itu berasal dari Jaa. Sungguh sibuk, bahkan saat kami datang untuk berlibur.
"Ada apa dengan wajahmu itu?" Orang yang menoleh itu meremas pipiku dengan lembut, kemudian tersenyum dan memudar di gantikan oleh mata tajamnya yang tetap utuh, bahkan setelah bertahun-tahun itu tidak membuatku takut. Karena saat menatapnya sejenak, kau akan merasakan kelembutan yang selalu ia kirimkan.
Terlebih saat bekerja bersama kedua matanya yang marah itu na.
"Kenapa Jaa menelpon?" Aku pergi untuk memeluk P'Phu dengan meletakkan daguku di dadanya dan mendongak ke atas dan mendapatkan hadiah dengan tangannya yang mengusap lembut kepalaku beberapa kali dan dapat tersenyum sepanjang hari.
"Menelpon untuk mengatakan padamu untuk kembali ke Thailand, kanapa kau tidak pulang? Ayah menangis terus."
"Aku sudah memberitahu Paa bahwa aku akan segera menemuinya."
"Bagaimana bisa rindu hanya dalam sehari?" P'Phu menggelengkan kepalanya dan menyeretku yang menempel padanya seperti bayi monyet, masuk kedalam kamar.
"Aku lebih sering terbang menemui Paa daripada berlibur dengan Phi."
Sejak aku bekerja sebagai sekretaris P'Phu, aku bekerja lebih cepat daripada cahaya kilat, secara alami membuatku lebih punya banyak waktu di bandingkan si Presdir ini. Terkadang jika mengantuk, tidur lebih dulu, jika lapar, makan lebih dulu. Liburan harus lebih di sesuaikan dengan waktu yang di habiskan bersama P'Phu. Aku terbang ke Thailand terlalu sering, namun tahu bahwa ia sangat sibuk, sehingga aku tidak ingin di paksa bodoh, pulang bersama atau makan bersama saat libur, meskipun aku ingin menghabiskan sedikit waktu dengan P'Phu.
KAMU SEDANG MEMBACA
NITROGEN
RomansaPertama kali bikin ginian. Pertama kali nerjemahin. Original author by CHASSIRE. English translation by Houzini. Selanjutnya Indo translate by me. Maafkan jika ada kesalahan ya 😁
