Pada bingung gak ini cerita?
Awokwok
Jadi pertama-tama saya mau
menyampaikan kalau. . .
Saya sedang sakit:((
Maaf yah gak bisa lanjut bab selanjutnya
Awalnya mau skip dulu buat pengumuman gak bisa update hari ini, tapi karena kalian pengen sebisa mungkin saya update jadi saya buat cerita 'Awal Hyunjin kenal Heejin' Semoga kalian suka yah, uwu:3❤
______________________________
Setelah apa yang dilakukan Hyunjin semalam di club membuat Ayah Huang begitu marah padanya. Bagaimana tidak jika anak semata wayangnya itu melakukan hal yang tak seonoh kepada seorang wanita yang entah memiliki kedekatan apa hingga mereka melakukan hal yang memalukan yang takutnya akan menyeret nama baik di perusahaan Ayahnya itu.
Hyunjin hanya diam dikamarnya sekarang, tidak ada apapun yang dapat ia lakukan. Jika ada ponsel ia akan menghubungi Yeji segera, dan jika ada kunci mobil ia akan melaju cepat menemui Yeji secepatnya. Namun, apalah dirinya yang hanya dengan kata 'jika' Hyunjin dapat melakukannya.
Pria itu memegangi kepalanya lalu mengacak-acak rambutnya frustasi. "Sialan kalau kek gini gue mati lama-lama di kamar brengsek!"
Tak lama pintu terbuka, Hyunjin menatap seseorang itu.
"Yeji?" Perempuan itu hanya tersenyum, Hyunjin pun berjalan mendekati lalu mendekapnya erat.
Yeji menepuk-nepuk punggung pria itu dengan sesenggukan, Hyunjin melepaskan pelukanya lalu menatap Yeji dengan mengusap derai air matanya.
"Sayang kenapa kamu menangis hm?" Yeji memegang tangan tangan Hyunjin lalu melepaskannya perlahan.
"Tidak apa-apa, aku harus pergi" Perempuan itu berjalan keluar, namun dicegah oleh Hyunjin.
"Ayo ceritakan padaku, tidak mungkin kamu kesini hanya bertemu denganku tanpa berbicara dahulu"
"Kamu ingin aku bicara? Oke, kita sampai disini aja aku akan pergi jadi jangan cari aku lagi!" Yeji berusaha melepaskan genggaman tangan Hyunjin, setelah lepas Yeji berlari sebisa mungkin menjauh dari Hyunjin.
Namun, lagi-lagi Hyunjin berhasil mencegah perempuan itu pergi darinya.
"Hyunjin aku mohon lepaskan aku" Ujar Yeji dengan air mata.
"Lepaskan dia Hyunjin, kau tidak pantas mempertahankan wanita pelacur seperti dia!"
"Apa maksud ayah huh!? Beraninya ayah mengatakan dia pelacur!"
"Kenyataannya kan?" Dengan kesal, Hyunjin mendekati ayahnya lalu menghantamnya dengan satu pukulan. Yeji yang terkejut lalu memisahkan keduanya dalam baku hantam.
"Hyunjin aku mohon jangan karena aku kamu harus bertengkar dengan ayahmu"
"Ayah memang pantas mendapatkannya"
Plakkk
Sebuah tamparan melayang tepat diwajah Hyunjin membuat pria itu menatap Yeji dengan senyuman yang perih.
"Apa ini Yeji? Kamu menamparku?"
"Itu memang pantas kamu dapatkan!" Kemudian Yeji pergi dari hadapan Hyunjin dan barulah pria itu tak mengejarnya lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Moments
Fiksi Penggemar' I promise will keep you again, nobody can't separate between us ' Ini sebuah moments tentang perjodohan dimana semua orang membencinya. Namun pada akhirnya mereka bahagia meski keterpurukan selalu terlibat dalam kehidupan mereka. Cha Heejin, seor...
