Meskipun sahabatku sedikit gila, setidaknya mereka yang selalu membuatku tertawa.
QueenMiqeyla_
🌸🌸🌸
Qeyla pulang dengan wajah yang malas. Qeyla masih saja mengingat kejadian tadi yang sangat memalukan. Walaupun kejadian itu sepele tapi untuk qeyla itu adalah hal yang sangat memalukan. Tapi yasudahlah.
Qeyla memainkan ponselnya, dan melihat beberapa chat dari teman temannya. Qeyla membuka room chat yudia
AyudiaClarissa
Qey??
Apa?
Gue nginep rumah lo ya?
Yaudah ke rmh aja
Qeyla menutup ponselnya dan pergi keluar kamar. Qeyla melihat kelvin sedang menonton tv dan bunda yang sedang menyiapkan makan malam.
"Bundaa mau qeyla bantuin ga?" Tanya qeyla.
"Yaelah so mau bantuin," ucap kelvin yang sedang menonton tv.
"Nyambung ae lo kaya tiang listrik," ucap qeyla dengan nada tak ramah.
"Kalian ga bisa apa sehari ga ribut? Pusing bunda dengernya," ucap maria menghentikan perdebatan.
"Makannya gausah cari ribut bangke," ucap qeyla.
"Serah lo deh," ucap kelvin mengalah.
"Bunda, yudia mau nginep disini ya malam ini," ucap qeyla meminta izin.
"Tuh kan bun. Qeyla mah bantuin bunda ada maunya," ucap kelvin memancing emosi qeyla.
"Bangke! Bisa diem ga sih. Gue doain ga ada yang mau sama lo!" Seru qeyla tajam.
"Adek durhaka. Doain abangnya kaya gitu," ucap kelvin.
"Bodo amat," ucap qeyla.
Yudia datang jam 8, kini yudia sudah berada di kamar qeyla. Yudia sangat senang jika berada dikamar qeyla, itu tandanya yudia akan melakukan apapun disini. Mulai dari mengotori lantai, mengacak-acak bantal, boneka dan lain lain.
"Yudiaa lo tuh bisa ga sih kalau ke kamar gue ga ngeberantakin gini? Pusing gue liatnya," ucap qeyla kesal.
"Qey harusnya lo bersyukur karna cewek secantik dan seimut gue itu bisa ada di kamar lo. Coba lo pikir, kapan lagi coba gue berantakin kamar lo gini?" Ucap yudia dengan bangga.
"Ga ada lo juga gue bahagia," Ucap qeyla.
"Kalau gue ga ada. Lo cerita tentang hito ke siapa kei? Kan yang tau lo suka sama hito gue doang," Ucap yudia.
"Yaudah lo jangan pergi deh," ucap qeyla malas.
"Yaudah. Gue ga akan pergi tapi gue bagi hospot dong hehehe," ucap yudia dengan tawa so imut.
"Karna gue baik. Gue ga akan kasih hospot!" ujar qeyla tajam. Dengan kecepatan kilat, yudia merebut ponsel qeyla dengan tiba tiba.
"Lo tu jadi orang gaboleh pelit pelit. Inget ya kata bapak gue, kalau pelit kuburannya sempit lo. Lo mau nanti pas dikuburan gabisa guling-guling kekanan kiri?" Ucap yudia asal.
"Terserah lo deh," ucap qeyla mengalah.
"Qey?" Panggil yudia dengan wajah so manis.
"Hmm?" Jawan qeyla tanpa melihat ke arah yudia.
"Qeyla ish liatin gue" ucap yudia kesal.
Dengan terpaksa qeyla melirik yudia, "Apaan sih yudia cantikk?" Ucap qeyla dengan malas.
"Tamu kan ratuu nih ya, bagi makanan dong! Gue kan ratu disini," ucap yudia dengan cengiran khasnya.
"Cape gue ngadepin lo. Udah berantakin kamar gue, minta hospot maksa, sekarang minta makanan. Gue nemu lo dimana sih sebenernya?" ucap qeyla frustasi.
"Lo lupa? Lo nemu gue dimana? Gue kan ketemu lo pas gue abis keserempet motor terus lo nolongin gue terus kita jadi temen deh," ucap yudia menceritakan semuanya.
"Ohiya gue lupa, pas lo keserempet kan otak lo ikut kegesrek ya" ucap qeyla.
"Gatau diri lo!" ucap qeyla kesal lalu keluar dari kamarnya.
Qeyla kembali ke kamar dengan membawa beberapa cemilan, qeyla sangat kesal dengan yudia tapi bagaimanapun juga yudia adalah sahabat qeyla dan qeyla tidak pernah menyesal karena telah bersahabat dengannya.
"Wuih banyak banget tuh cemilan. Lo nyolong di warung mana?" Ucap yudia dengan antusias karena melihat banyak cemilan yang dibawa oleh qeyla.
"Gatau diri banget lo sumpah. Untung gue orangnya sabar," ucap qeyla lalu mengelus dadanya. Yudia langsung mengambil cemilan itu dan memakannya.
"Lo liat apaan sih serius amat?" Tanya qeyla, karena dari tadi yudia sibuk dengan ponselnya.
"Ini loh. Gue lagi liat drakor. Seru banget sumpah qey. Lo mau liat?" Ucap yudia tanpa beban
"YUDIAAA GUE BARU ISI KUOTA! TERUS LO MINTA HOSPOT DAN NONTON DRAKOR? GILA LO, SAYANG KUOTA GUE!" ucap qeyla dengan frustasi.
"Santai qey santai," ucap yudia menenagkan dengan cengiran.