Siapkan ginjal dan jantung kalian karena chapter kali ini cukup ekstrim untuk kesehatan dua organ itu😂
Yuks komen kehaluan kalian. Mari kita halu bersama Dara. Jangan lupa voteeee >.<
I hope you enjoy this story (•ө•)♡
Happy reading:)
π√π√π√π
Tak terasa sudah satu minggu Dara tinggal bersama ke-16 kakak nya. Dan hari ini ia sedang melepas rindu dengan Syera lewat video call.
Mereka berdua membicarakan banyak hal. Dara menceritakan semua yang ia rasakan disini pada Syera. Dan Syera begitu antusias mendengarkan. Sebelumnya Syera meminta maaf karena tidak sempat mengganti ponsel Dara yang rusak. Dara tersenyum dan mengatakan itu tidaklah masalah.
Dara bercerita bahwa hari pertama dia di rumah ini terjadi insiden salah paham antara semua kakaknya, Dara juga bercerita bahwa ia masih tidak tahu isi keseluruhan rumahnya karena terlalu besar.
Ia bahkan sempat bingung ingin mengambil minum di dapur dan malah berujung pergi ke kamar Ari untuk minta diambilkan minum. Syera tak bisa menahan tawanya saat mendengar semua keluh kesah Dara.
Dara juga mengatakan kalau ia sudah terbiasa dengan panggilan kakaknya yang selalu memakai kata lo-gue.
Namun, seketika Syera merasa sedih saat Dara bilang bahwa sudah satu minggu ini ia tak bisa tidur nyenyak.
Semenjak kejadian salah paham itu Andre tak pernah datang lagi ke kamar Dara. Mungkin karena Dara sudah tidak berdiri di balkon lagi.
"Kamu harus berusaha tidur sayang. Nuna khawatir dengan kesehatan kamu," ucap Syera khawatir
"I have tried. But i still can't," ucap Dara
"Andai Nuna ada disitu buat peluk kamu sayang,"
"Andai Nuna gak ngizinin aku pulang, mungkin Nuna masih bisa peluk aku,"
"Don't say that, dear. Nuna gak bisa terus-terusan jagain kamu. Lagipula, saat ini pekerjaan Nuna banyak banget yang harus diselesaikan. Bahkan dua hari ini Nuna tidak pulang ke mansion,"
"Nuna cuma pengen kamu ada yang nemenin," lanjut Syera
"Percuma Nun, karena disini pun aku gaada temen. Mereka semua kerja. Apalagi kak Dev, kak Gaza, kak Sam sama kak Cakra udah pergi ke luar negeri dua hari yang lalu,"
"Kan ada Ajil sayang. Setidaknya masih ada yang nemenin kamu. Coba kalo kamu di mansion, kamu bakal bener-bener sendirian, dan Nuna ga bakal tega ninggalin kamu sendirian,"
"Maaf ya Nuna," Dara mulai berkaca-kaca
"Hey, why do you say that? You are not wrong,"
"Nuna, udah dulu ya, aku harus ngerjain soal-soal yang dikasih kak Sam. Bye Nuna~"
Dara langsung memutuskan sambungannya. Ia terdiam sejenak, entah kenapa ia merasa bersalah pada Syera. Ia merasa selama ini sangat merepotkan Syera. Setelah terdiam cukup lama untuk menenangkan pikiran nya, ia berjalan ke meja belajarnya dan mulai mengerjakan tugas yang sudah diberikan oleh Samuel.
Ketika sedang serius mengerjakan, tiba-tiba pintu kamarnya ada yang mengetuk dan beberapa saat setelah nya Ajil masuk sambil cengengesan.
"Kak Ajil? Kok udah pulang? Ini kan masih jam 11," tanya Dara bingung
KAMU SEDANG MEMBACA
A Special Girl
Novela Juvenil[СοмρӀеτе...] Bagaimana rasanya tinggal satu rumah dengan banyak lelaki tampan yang menjadi idaman semua gadis? Pasti bahagia, bukan? Inilah kisah tentang seorang gadis Heterochromia yang tinggal bersama 16 kakak laki-lakinya. Menjadi satu-satunya a...
