Semua karakter murni milik J.K Rowling, tidak ada keinginan meniru atau mendapat untung. Mungkin aku hanya merubah sedikit jalan cerita ges biar sesuai ama jalan cerita aku. Makasih! Jangan lupa vote+komen!
.
.
.
.
.
.
.
.
Paginya, Raelyn begitu bersemangat. Mungkin efek dari Snape begitu besar bagi Raelyn hingga ia mengabaikan rasa sakit di kepalanya sehabis jatuh dari kasur semalam.
Ia langsung mandi dan bersiap siap merapikan buku pelajaran nya seperti biasa yang akan dipelajari hari ini. Yes! Hari ini ada pelajaran Pertahanan terhadap ilmu hitam! Bukan rahasia umum jika Raelyn sangat menggilai pelajaran tersebut sejak pertama masuk sekolah.
Walaupun kesan tahun pertama pada guru bidang pelajaran tersebut tidak cukup baik. Ia merinding mengingatnya, selama ini ia begitu dekat dengan Professor Quirrell, mungkin dia salah satu guru favoritnya sebelum ia mengetahui jika ada orang lain dalam tubuh mantan gurunya tersebut.
Raelyn membawa tas sihirnya yang sudah diisi buku buku pelajaran dan keluar dari kamarnya. Baru saja membuka pintu kamarnya, Raelyn langsung terkejut menemukan kembar Weasley sedang menatapnya dilengkapi dengan cengiran khas mereka.
"MORNING RAELYN!" ucap mereka kompak di depan muka Raelyn.
"Hm, morning" ucap Raelyn kebalikannya, ia masih kesal dengan mereka berdua.
"Ah Raelyn! Sepertinya tas mu berat! Sini biar Fred saja yang membawanya!" ucap George menarik tas Realyn dan melampirkan di bahu kembarannya.
"Hei!" ucap Fred tidak terima. Namun langsung dibalas tatapan tajam oleh kembarannya.
"Ayo Raelyn kita sarapan! Aku bahkan mengabaikan perut laparku demi menunggumu agar kita bisa sarapan bersama!" ucap George mulai merangkulku.
Raelyn hanya terdiam mengikuti mereka. Sekarang ia sudah seperti mempunyai dua bodyguard yang akan menjaganya. Terbukti ketika Tom dan Jen hendak mendekati nya, si kembar Weasley ini dengan cepat merentangkan tangannya agar Raelyn tidak bisa disentuh mereka.
"Jangan dekat dekat dengan Tuan Putri kami, rakyat jelata!" ucap Fred yang dibalas anggukan oleh kembarannya.
Raelyn hanya mengedikan bahunya acuh dan mulai berjalan menuju aula utama. Saat dia akan duduk kursi panjang asramanya, si kembar langsung menghentikannya.
"Tunggu sebentar Yang Mulia! Biarkan peri rumahmu membersihkan dulu tempat duduk Anda!" ucap Fred sambil melemparkan tisu ke arah George. Yang dibalas tatapan datar, tetapi George langsung menurutinya.
"Silahkan Tuan Putri duduk!" ucap Fred begitu George selesai membersihkan tempat yang akan diduduki Raelyn.
Raelyn hanya terkikik melihat George yang kesal. Bahkan tas Raelyn sudah pindah ke tangan George.
"Sudahlah hentikan! Aku sudah memaafkan kalian berdua!" ucap Raelyn sambil memakan sarapannya.
"Ah Raelyn kau memang baik hati!" ucap mereka berdua sambil memeluk Raelyn, itu membuat Raelyn sesak napas dan mereka berdua langsung melepaskannya.
Raelyn melanjutkan makan nya dengan tenang, sesekali mencuri pandang ke arah meja guru melihat seseorang yang membuatnya jatuh dari kasur semalam.
****
Raelyn mampir ke perpustakaan sebentar. Ia ingin membaca buku tentang Dark Arts. Siapa tahu Gilderoy Lockhart, guru pertahanan terhadap ilmu hitam mengadakan ulangan dadakan seperti Snape tahun lalu. Ia tidak bisa menebaknya, tetapi sejauh ini guru tersebut sangat ramah kepada semua murid. Ya, walaupun kadang Raelyn suka kesal atas tingkat kepercayaan diri diatas rata rata guru tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
My HalfBlood Prince
General FictionIni bukan kisah Harry Potter atau Kau-Tahu-Siapa. Ini hanyalah sepenggal kisah antara karakter favorit saya, Severus Tobias Snape dengan gadis kecil bernama Raelyn Chadd Dixie. Kisah yang saya buat murni hasil imajinasi saya yang sangat mengidolakan...
