Ch.36 (Hogsmeade)

1K 168 213
                                        

Raelyn mengerjapkan matanya, dan menyadari atap yang dilihatnya sekarang bukan langit kamarnya yang biasa ia lihat. Raelyn memijit pelipisnya pelan, kepalanya mulai sedikit pening. Ia menengok ke arah kanan dan kirinya, seperti ada yang salah. Tunggu, sebentar.

"BLOODY HELL!"

Raelyn tidak bisa menahan teriakannya saat ia melihat Snape bertelanjang dada di samping kirinya. Ia hampir terjatuh dari kasur, kalau saja tangan Snape tidak sigap menahan pinggang nya.

"Terkejut, eh?" sahut Snape dengan suara serak, khas orang bangun tidur.

Raelyn menganga, masih belum bisa memahami keadaanya sekarang.

Snape bertelanjang dada.

Dirinya ada di kamar pria.

Semalam ia satu kasur dengan pria.

Pria. Dewasa.

"SEVERUSS! APA YANG TLAH KAU LAKUK-" pekik Raelyn sambil mengangkat selimut yang membalut tubuhnya. Aman. Masih aman. Gaun yang dipakainya semalam, masih ada.
"Aku tidak melakukan apa apa semalam. Kau tidak perlu cemas."

Raelyn mengatur nafasnya saat mendengar kalimat pria disampingnya.

"Karena seharusnya aku yang perlu cemas, kau bisa saja menggerayangi tubuhku semalam."

Raelyn membulatkan matanya.

Snape menarik dagu gadisnya lembut,agar bertatapan dengannya, "Apakah kau lupa semalam bilang apa padaku?"

Raelyn menahan nafasnya, dan mencoba menjauhkan dirinya dari Snape. Bahaya sekali jika terus terusan berada di posisi seperti ini. Namun usahanya sia sia, karena tangan Snape masih bertengger manis di pinggangnya.

Snape tersenyum miring, "Kau mengatakan seperti ini semalam-'Severus kau tampan sekali malam ini, ayo bercinta denganku'. ucap Snape dengan suara yang dibuat buat seperti anak kecil minta permen, dan hal itu malah membuat Raelyn emosi.

"APA APAAN! TIDAK, AKU TIDAK PERNAH MENGATAKAN ITU!"

Snape mengecup bibir Raelyn cepat, "Jangan berteriak dikamarku, apa kau ingin kita digrebek massal oleh Dumbledore?"

Raelyn tidak bisa berkata kata lagi.

"Tidurlah, ini masih terlalu pagi untuk bertengkar." ucap Snape datar lalu membenamkan dirinya di ceruk leher Raelyn sambil memeluk erat tubuh gadisnya.

Raelyn ingin menolak dan beranjak pergi darisana, sebelum sesuatu yang 'tak seharusnya' diumurnya sekarang terjadi. Tapi ia merasa nyaman sekarang, sungguh malas sekali rasanya bangun dari kasur Snape.

"Severus, apa kau selalu tidur dengan membuka bajumu?" tanya Raelyn sambil berusaha menjaga tatapannya, agar tidak terus terusan melihat dada bidang milik kekasihnya.

"Tidak." sahut Snape acuh.

"Lalu mengapa kau membuka bajumu sekarang?" tanya Raelyn mencoba sabar.

"Sengaja saja, agar kau melihat tubuh atletis ku." jawab Snape kembali acuh.

Raelyn menahan makiannya, ingat Raelyn ini masih pagi.

"Raelyn peluk aku."

"Tidak mau."

"Raelyn-"

"Tidak."

"Raelyn, peluk atau kita melakukan hal-"

"Aish, baiklah baiklah!"

Raelyn kesal sekali sekarang, namun ia menurut untuk membalas pelukan Snape.

My HalfBlood PrinceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang