Recognition

4.2K 376 1
                                        

Y/n sudah siap menuju kantor, ia menggunakan topi berwarna hitam. Ia berjalan menuju lift untuk ke basement. Baru saja pintu lift tertutup, tiba tiba terdapat tangan yang menahan pintu lift.

Dan muncullah seorang perempuan yang terengah engah mengejar lift. Perempuan tersebut belum melihat siapa yang bersamanya sekarang.

"Terimakasih" ucapnya masih mengatur nafas.

Saat ia menaikan pandangannya dan tepat menatap mata orang di depannya. Seketika badannya membeku.

"Hai" sapa y/n berbasa basi.

Kartika hanya mengangguk kepala dan menundukkan kepalanya sambil merutuki kesialan dipagi harinya.

"Kemarin pria yang bersamamu siapa?" Tanya y/n dengan santai, ia memerankan perannya dengan baik.

Kartika tak langsung menjawab, ia hanya diam. Lebih tepatnya ia tak tau harus mengatakan apa.

"Kelihatannya kalian sepasang suami istri ya?" Tebak y/n dengan melipat kedua tangannya di dada.

Lagi lagi Kartika tak menjawabnya, ia merasa sedang di pojokan oleh mantan sahabatnya sendiri.

"Apa kalian hanya tinggal bersama tanpa kepastian status?" Tanya y/n sambil memancing emosi Kartika.

"Sepertinya memang seperti itu yang terjadi" ucap y/n menyimpulkan sendiri guna menyulitkan emosi Kartika.

"Y/n kau tega sekali denganku" ucap Kartika, dengan nada yang menurut y/n sangat menjijikkan.

"Sudah ku bilah aku bukan y/n, aku Chessy. C-H-E-S-S-Y" ucap y/n sambil mengeja nama belakangnya.

Lift sudah sampai di basement.

"Kalau begitu aku duluan, dan jagalah priamu itu. Ingat ia memiliki keluarga" ucap y/n kemudian berlalu pergi.

Sedangkan Kartika hanya mematung dan tak berkutik sama sekali.

Skip

Sesampainya di SM entertainment, y/n langsung menuju ruangannya. Ia menyelesaikan beberapa demo lagu yang akan ia setorkan kepada Yohan.

Dipertengahan mengerjakan, tiba tiba ponselnya bergetar. Y/n melihat nama yang tertera, ternyata Karin yang menelponnya.

"Ne eomma, kenapa?"

"Eomma ingin mengunjungi mu"

"Kapan?"

"2 Minggu lagi, eomma akan terbang kesana"

"Ne eomma, oh iya eomma"

"Kenapa?"

"Eomma nanti pukul 12 waktu Jakarta, eomma buka email dari aku ya"

"Memangnya ada apa?"

"Eomma buka saja, dan langsung di simpan, setelah pukul 2 waktu Jakarta aku akan menghapus jejak email ku ke eomma"

"Baiklah, eomma akan menurutimu"

"Yasudah, aku mau bekerja dulu"

"Ne, jaga kesehatanmu, baik baik disana"

"Ne"

Y/n pun memutuskan sambungan telponnya. Ia menarik napas dalam dalam dan menghembuskan nya perlahan.

"Ini semua yang terbaik" monolog y/n.

Y/n kembali mengerjakan demo lagunya. 2 jam kemudia ia sudah selesai, dan bergegas menuju ruangan milik Yohan.

Saat memasuki ruangan milik Yohan, ada beberapa member NCT Dream yang sedang melakukan rekaman (Jisung, Jeno, dan Chenle). Y/n hanya menyala sebentar kemudian berjalan menuju Yohan yang sedang mengotak atik komputernya.

"Appa" panggil y/n pelan.

"Oh y/n, kenapa?" Tanya Yohan yang melihat sekilas ke y/n dan kembali fokus dengan komputernya.

"Ini beberapa lagu demo, tolong dikoreksi" ucap y/n sambil menaruh external harddisk miliknya.

"Okay, wah potongan dan warna rambutmu sudah berubah" ujar Yohan yang baru menyadari perubahan y/n.

"Iya, kalau begitu aku akan kembali keruanganku" ujar y/n dan menunduk kepada Yohan serta ketiga member NCT Dream.

Saat ia duduk di kursi kerjanya, kurang 10 menit lagi pengiriman email. Y/n memantapkan niat awalnya dan mulai mengrimkan foto yang ia ambil kemarin.

"Ini yang terbaik untuk mama" monolog y/n, kemudian mengirimkan email tersebut.

Y/n menunggu sambil berharap cemas, ia berpikir apakah ini keputusan yang tepat atau tidak.

"Semua akan baik baik saja, walau awalnya mama sedih, aku tahu mama pasti kuat" monolog y/n sambil mengetuk ngeruk meja kerjanya.

2 jam kemudian y/n langsung menghilangkan semua jejak histori nya beserta mamanya. Kamudian ponsel milik y/n bergetar.

"Halo"

"Siapa yang mengambil foto itu?"

"Aku eomma, kemarin di taman"

"Apa kau yakin itu appa?"

"Ne, aku saja sudah tau mereka tinggal dimana"

"Dimana sayang?"

"Saat eomma kesini, eomma akan tau. Oh ya eomma"

"Kenapa sayang?"

"Kalau appa pulang tiba tiba dan bertanya hal hal yang aneh, jawab saja eomma tak mengerti maksud appa. Appa sudah tau kalau aku mengetahui appa di Korea"

"Iya, eomma akan melakukannya. Jaga kesehatan ya sayang, tunggu eomma 2 Minggu lagi"

"Ne eomma, kalau eomma udah sampai di bandara kabari aku saja"

"Ne, kalau begitu eomma tutup ya. Masih ada pekerjaan kantor yang harus dikerjakan"

"Ne eomma"

Sambungan pun terputus, y/n merasa lega saat sudah memberi tahu bagaimana appanya bermain kotor dibalik eommanya.

"Satu beban terangkat, apa masih ada beban yang lain?" Tanya y/n kepada dirinya sendiri.

TBC
Thx
Xoxoxo

Y/n Daily ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang