Selama perjalanan Kevin hanya bisa berdoa, pikirannya sudah kosong. Tanpa ia sadari air matanya terjatuh tanpa permisi. Michael yang melihat Kevin menangis dari spion depan hanya bisa menghela napas. Ia juga merasakan ke khawatiran yang sangat besar. Karena y/n adalah temannya, ah bukan mereka adalah sahabat semenjak berada di agensi yang sama.
Beberapa menit perjalanan, akhirnya mereka sampai. Tak lupa Kevin memakai masker dan topi. Keduanya berjala menuju ruang operasi.
Akhirnya mereka sampai, di depan ruang operasi ada Yohan yang duduk bersandar. Dari tatapannya, terlihat sangat khawatir dan putus asa.
"Appa" ujar Kevin saat sudah dekat dengan Yohan.
Yohan menengok ke sumber suara, kemudian ia beranjak dari duduknya. Setelah nya ia memeluk Kevin memberikan kekuatan untuk Kevin selaku adik dari y/n.
Saat diperlukan Yohan, tangis Kevin pecah. Ia sama sekali tidak bisa membendung rasa sedihnya, ia khawatir dan cemas. Ia takut kehilangan y/n sama saat kehilangan Karin.
"Semua akan baik baik saja, y/n gadis yang kuat. Kamu percayakan sama y/n Noona?" Tanya Yohan.
Kevin hanya bisa mengangukkan kepalanya, ia mengeratkan pelukannya kepada Yohan. Rasanya sesak, ia tak suka rasa ini. Terlebih lagi rasa ini untuk Noona nya, y/n. Ia benci sekali dengan rasa ini.
Skip
3 jam mereka menunggu dengan keadaan yang hening. Tiba tiba lampu ruang operasi yang awalnya menyala berubah redup membuat Kevin, Yohan, dan Michael berdiri bersamaan. Keluarlah dokter sambil membuka masker bedahnya.
"Keluarga nona y/n" panggil sang dokter.
Yohan dan Kevin langsung berjalan mendekati sang dokter.
"Saya appanya, bagaimana keadaan anak saya?" Tanya Yohan. Sedangkan Kevin hanya menunggu dokter itu menjawab.
"Nona y/n sudah melewati masa kritisnya, namun karena luka yang sangat parah. Kemungkinan nona y/n akan mengalami koma 1 atau 2 bulan kedepan. Itu hanya perkiraan dari ilmu kedokteran, kita hanya bisa berserah kepada Tuhan. Setelah ini pasien akan dipindahkan ke ruangan khusus untuk pemantauan lebih lanjut. Kalau begitu saya permisi" ujar dokter tersebut kemudian pergi dari hadapan Yohan dan Kevin.
Kevin langsung terduduk di lantai, pandangannya kembali kosong. Yohan hanya bisa memeluk Kevin. Sedangkan Michael hanya bisa menutup wajahnya.
"Ini tidak mungkin" gumam Kevin dengan suara yang sangat kecil.
"Y/n Noona" ujar Kevin kemudian air matanya kembali mengalir dengan deras.
***
Sudah seminggu y/n masih betah menutup matanya. Berita tentang ia koma sudah tersebar ke agensi Big Hit dan SM. Beberapa kenalan y/n menjenguk tak terkecuali Doyoung. Terlihat ia sangat terpukul dengan apa yang terjadi.
Namun, Doyoung berusaha terlihat baik baik saja. Ia juga berusaha menenangkan Kevin yang nampak kacau. Jadwal debut stage milik Kevin diundur sampai waktu yang belum di tentukan.
Sekarang Doyoung dan Kevin berada di taman belakang rumah sakit. Sedangkan y/n sedang dalam pemeriksaan oleh dokter.
Keduanya sama sama terdiam, tak ada yang tau mau mengatakan apa. Taman belakang rumah sakit pun sangat sepi, yang menambah atmosfir kesedihan diantara keduanya.
"Hyung, kenapa takdirku seperti ini?" Tanya Kevin tiba tiba.
"Kenapa Tuhan memberikan takdir seperti ini kepadaku? Apa aku melakukan kesalahan hingga Tuhan ingin menghukum ku?" Tanya Kevin lagi.
Doyoung menghela napas pelan, kemudian merangkul Kevin.
"Tuhan memberikan semua cobaannya sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Tidak mungkin ia memberikan cobaan yang melampaui batas kemampuan hamba-Nya. Jika Kevin merasa ini sangat berat maka Tuhan ingin Kevin lebih dekat dengan Nya. Dan ini tanda bahwa Tuhan sangat menyayangi Kevin dan y/n" ujar Doyoung.
"Ingat juga masih banyak orang yang menyayangi Kevin dan mau jadi sandaran untuk Kevin selain y/n Noona. Mungkin y/n Noona sedang diberikan istirahat oleh Tuhan dari masalahnya yang ada dunia. Jadi Kevin harus selalu berdoa untuk diri Kevin dan untuk y/n Noona" ujar Doyoung kembali.
Kevin mengangguk nganggukan kepalanya, ia meresapi apa yang dikatakan oleh Doyoung.
"Hyung benar, apa pun yang diberikan oleh Tuhan kepada kita adalah takaran yang pasti sanggup di terima oleh hamba-Nya. Terimakasih Doyoung Hyung sudah mau menasehati Kevin" ujar Kevin.
"Sama sama, kalau Kevin mau cerita cerita aja sama Hyung. Hyung usahakan menjadi pendengar yang baik untuk Kevin" ujar Doyoung yang diangguki oleh Kevin.
Kevin sudah sedikit merasa tenang, ia akan terus menjalani hidup dengan baik supaya y/n tidak sedih.
Skip
Malam harinya, Kevin duduk di sebelah ranjang y/n. Tangan sebelah kiri y/n terdapat selang infus, y/n juga memakai oksigen bantu. Dan beberapa kabel yang terpasang di tubuh y/n yang kemudian tersambung ke sebuah alat.
"Noona, ini Kevin. Maaf ya Noona beberapa hari ini Kevin terlihat kacau. Pasti Noona sedih saat tau Kevin kayak gini. Kevin janji mulai sekarang akan menjalani hidup dengan baik. Noona cepet bangun ya, Noona enggak mau apa liat Kevin tampil?" Tanya Kevin, ia menjeda kalimat yang ingin ia sampaikan.
"Noona harus cepet cepet bangun, habis itu kita main bareng lagi. Oh iya tadi Doyoung Hyung kesini loh! Noona enggak mau ketemu Doyoung Hyung? Dia tambah tampan loh, tapi lebih tampan Kevin lah. Pokonya Noona harus cepet bangun, yaudah Kevin pulang dulu besok Kevin ke sini lagi. Kevin enggak boleh tidur sini soalnya, yaudah bye bye Noona good night" ucap Kevin, kemudian mencium kening y/n.
Setelah nya Kevin berjalan keluar dari ruangan y/n. Disisi lain tubuh y/n mengeluarkan air mata. Ia bisa mendengarkan semuanya, tetapi ia sama sekali tidak bisa membangunkan badannya.
"Noona akan segera bangun, Kevin tunggu saja ya" ucap y/n dari dalam tubuhnya.
***
Sudah genap 3 Minggu, y/n masih belum memberikan tanda tanda untuk bangun. Kevin sudah menjalankan kegiatan idolnya, tentu saja jadwal nya dikurangi dari yang direncanakan. Ini sesuai keinginan agensi.
Kevin sekarang berada di ruangan y/n, y/n masih setia menutup matanya.
"Ih Noona, enggak capek apa tidur terus? Kevin aja tidur kelamaan capek banget, Noona cepet bangun. Ada makanan enak yang baru buka di seberang apartemen, ayo kita kesana. Kevin mau Noona bisa merasakan makanan itu juga, jadi cepat bangun ya Noona" ujar Kevin sambil menggenggam tangan y/n.
"Kevin kangen sama Noona, Noona kangen kan sama Kevin? Kalau kangen bangun ya Noona, Kevin selalu menunggu Noona kok. Tapi kalau Noona masih mau tidur enggak papa kok tidur dulu aja. Tapi inget harus bangun" ujar Kevin.
Setelahnya Kevin bercerita banyak hal, dari yang penting sampai yang tidak penting.
TBC
Thx
Xoxoxo
I blue you
KAMU SEDANG MEMBACA
Y/n Daily ✓
FanfictionKeseharian y/n sebagai komponis di agensi besar Lika liku kehidupan Start : 17 Mei 2020 Finish : 11 September 2021
