"Pagi Ma"sapa Kaisar pada Shila di meja makan.
Ngapain?
Sarapan lah.
"Pagi sayang! Oh ya, mama mau tanya sesuatu sama kamu"
Hanya ada Shila dan Kaisar di ruang makan itu. Papanya? Sedang kerja mungkin.
"Soal apa?"tanya Kaisar membaluri roti-nya dengan selai coklat.
"Soal semalam"
Tampak Shila sudah serius membahas kejadian di rumah Rany
"Yang mana?"
"Itu loh, yang kamu dari toilet"
Kaisar mengerutkan dahinya.
"Mama yakin kamu malam itu gak ke toilet kan?"tambah Bu Shila
Kaisar diam. Dia tidak ingin menceritakan soal Rany pada ibunya itu. Walaupun ingin sekali.
"Dan mama juga sempat liat kamu keluar dari ruangan atas. Dan mama tau itu pasti bukan toilet"tambah Shila seperti sedang menginterogasi anaknya.
Kaisar masih tetap diam.
"Jujur sama mama. Kamu dari kamar siapa?"pertanyaan ini yang membuat Kaisar engan membohongi ibunya
"Jawab Kai"desak Bu Shila
"Oke! Aku habis dari kamar anaknya tante Mira sama Om Rio"jawab Kaisar
"Ha?"Shila terbelalak kaget. Bagaimana tidak kaget. Yang di bilang anaknya tidak sama dengan apa yang di bilang teman lamanya itu.
"Iya. Kai heran juga sama Tante Mira dan Om Rio. Masa punya anak tapi gak di akuin gitu"cerocos Kaisar.
Kaisar adalah cowok yang bisa saja di ajak nge-rumpi. Ibunya saja tidak akan bosan jika ada di rumah. Karna anaknya itu enak di ajak gibah. Tapi dia seperti itu tidak dengan orang yang baru ia kenal.
"Dulu juga pas masih kuliah, Mira itu menjadi bahan obrolan sekampus. Katanya hamil di luar nikah"timpal Shila
"Jadi cewek itu anak haram ma?"tanya Kaisar yang sudah selesai dengan makannya.
"Jadi anak si Mira itu Cewek"nada pertanyaan Shila seperti sedang menggoda Kaisar.
"Ayolah Ma. Fokus sama yang di awal dulu"elak Kaisar. Dia sepertinya sangat tertarik membicarakan Rany.
"Mmm iya"jawab Shila malas.
"Kai ke rumah Tante Mira ya Ma"izin Kaisar
"Oh ... jadi sekarang udah tertarik sama 'cewek itu'."ujar Bu Shila menegaskan kata 'Cewek Itu'
Kaisar tidak menggubris ucapan Ibunya.
Dia langsung menyalami tangan Bi Shila lalu pergi dari hadapan Bu Shila.
"Sang Raja sedang mencari Ratunya"ucap Shila saat melihat Kaisar berjalan pergi
☆
"Pagi Bi"sapa Rany menarik kursi di meja makan.
"Pagi Non"sahut Bi Sumi
KAMU SEDANG MEMBACA
LIBERTY ✅
Teen Fiction"Aku telah mengorbankan semua masa masa pertumbuhan ku di rumah Mama. Aku ingin kebebasan, aku ingin bebas dari semua kekangan Mama!" Rany, gadis yang menghabiskan hidup terkurung di dalam penjara besar milik Ibu kandungnya sendiri. Gadis itu pern...
