36. SEMAKIN BURUK
"Malam-malam gini enaknya ngapain, ya?" gumam Rania sambil mengusap dagunya.
Rania baru saja menyelesaikan PR Fisika yang berjumlah 10 soal dalam waktu 2 jam. Sekarang sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB, dan gadis itu bingung mau ngapain lagi.
Rages memberikan Rania cuti kerja malam ini karena peristiwa di sekolah tadi. Ketika pulang sekolah tadi pun Rania diomelin habis-habisan sama Mamanya.
Rania berjalan menuju balkon kamarnya dan duduk bersila di kursi sambil menatap langit malam, tidak ada bintang satu pun yang terlihat. Sepertinya hari ini memang hari yang suram untuk Rania.
Tatapan Rania menerawang, masih memandangi langit malam. "Gue kenapa bisa punya urusan sama dia, sih? Gak seharusnya gue kenal dekat sama dia," gumam Rania kesal pada diri sendiri, kata dia di sini yang dimaksud adalah Rages.
"Bener-bener gak paham lagi sama alur hidup gue. Seandainya aja gue bisa transmigrasi jiwa kaya cerita Wattpad yang lagi ramai sekarang, tapi itu kan hal yang mustahil."
Rania menghela napas, merasa makin miris.
Drrttt!
IPhone Rania bergetar, menandakan ada pesan masuk. Rania segera mengecek iPhone itu, ternyata pesan singkat dari Rages. Lagi dan lagi selalu nama cowok itu yang muncul di kehidupan Rania.
Segera Rania membalas pesan dari Rages.
Rages (Majikan)
Nia
Gmn keadaan lo?
Gue baik Ges, kenapa?
Pipi lo masih lebam?
Dikit sih
Jangan lupa dikompres
Siap majikan
Lo lagi pengin makan sesuatu?
Eh, buat apa?
Buat lo lah
Serius Ges?
Ga mungkin seorang Rages mau direpotin
Serius
Selagi gw baik
Coba aja baiknya tiap hari🤧
Ke lo doang tapi
Hah? Gimana maksud lo?
Jadi lo mau gw beliin apa?
Boleh deh
Kwetiaw yang super pedes yaaa
Baru tau gw kwetiaw blh req gitu
Harus boleh lah, ya ya ya?
Pwissss
Ga ada ya pedes pedes
Lo lagi sakit
Kan cuma pipi gue yg sakit Ges
Bukan sakit perut
Ya udh, gak gw beliin
Gak usah aja sekalian😠
KAMU SEDANG MEMBACA
RAGES
Fiksi Remaja𝙍𝙀𝙁𝙊𝙐𝙍 : "SIAPA YANG BERANI GANGGU, MAKA AKAN SELALU KITA INCAR!" *** "REFOUR itu geng yang paling ditakuti di wilayah sini, apalagi Rages Yogaswara si ketua yang nggak pernah ngebedain mau cewek atau cowok, semuanya disikat habis sama dia." R...
