"oh iya Lan, gue mau ngomong"
"Apaan?" tanya Nolan penasaran
"Gue.... Gue..." Aukha menggantung ucapannya
Nolan memperhatikannya dengan serius
"Gue belom mandi, sono pulang"
"Ngusir nih?" sedih Nolan
"Iya! Udah sonoh pulang, belajar, besok udah mulai jam ke 0 sama pembagian kelas per mapel pilihan" titah Aukha
"Alaahhhh.... Gue kan mau ngajak lo makan"
"Tapi gue belom mandi Nolan" geram Aukha
"Yaudah sana mandi, gue tungguin" Nolan menyandarkan punggung nya di sandaran sofa dan melipat kedua tangannya didepan dada enggan untuk beranjak dari tempat duduk nya
"Gue mandi nya lama"
"Gue tungguin" kekeuh Nolan
"Belom dandan nya" alasan Aukha
"Gausah dandan ntar banyak yang ngelirik" sahut Nolan yang membuat Aukha menghela nafas
Memang susah untuk menolak ajakan Nolan jika sudah seperti ini
"Yaudah gue mandi dulu, tapi kalo lo sampe jamuran disini gua nggak tanggung jawab" pasrah Aukha
"Iya sayang" sahut Nolan lembut mengacak pelan puncak kepala Aukha yang membuat sang empu mendengus sebal dan beranjak dari tempat duduk nya
Sekitar 20 menit Aukha turun dan menemui Nolan yang masih setia duduk ditempat awal dan sibuk bermain game
"Kan gue udah bilang lama, masih juga ditungguin" ujar Aukha berdiri didekat Nolan
Nolan yang mendengar langsung menghentikan permainan nya dan memasukkan ponsel nya
"Kan gue udah bilang bakal gue tungguin, masa mau gue tinggal?" sahut Nolan berdiri menghadap Aukha
"Mau kemana?" tanya Aukha
"Lo pengen apa?" Nolan balik bertanya
"Apa ya?" Aukha tampak berpikir keras dengan mengetuk-ngetuk jari telunjuk nya di dagu nya
"Sate! Gue pengen sate ayam!" ucap Aukha semangat
"Boleh, terus adek lo mau ikut nggak?" tanya Nolan teringat ada adik nya Aukha dirumah sedirian
"Nggak bakal mau dia kalo udah liat oppa nya, ntar gue bungkusin aja" sahut Aukha
"Kayak siapa yaaaa??" sindir Nolan sebab sering kali Aukha mengabaikan pesan-pesannya bahkan tidak menjawab telfon dari Nolan akibat terlalu fokus menonton drama korea hingga membuat Nolan ngambek
"Nyindir bang?" sahut Aukha yang merasa tersindir
"Oh ada yang kerasa toh?"
"Balik ke kamar nih" ancam Aukha
"Iya iyaaa... Gitu aja ngambek, yaudah yuk beb berangkat" Nolan mengamit tangan kanan Aukha
"Jibang" cibir Aukha yang hanya dibalas kekehan oleh Nolan
Setelah membelah jalanan malam akhirnya Nolan menghentikan motor nya di sebuah kedai sate pinggir jalan yang tidak lumayan jauh dari rumah Aukha
"Sate nya 2 ya mas, pedes semua, minum nya es teh 2" ujar Nolan saat sudah turun dari motor nya
"Yang satu cabe nya banyakin ya mas" timpal Aukha berbisik agar Nolan yang sudah duduk di salah satu bangku tidak mendengarnya, karena jika Nolan mendengar ia pasti akan melarangnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Aukha [Completed]
Novela Juvenil[Beberapa part di private, follow Author dulu] Aukha Brisia Permana seorang gadis cantik memiliki sifat dingin kepada laki-laki. Paling anti dengan yang namanya peraturan, sering keluar masuk BK dengan ketiga sahabatnya yang memiliki kelakuan bar ba...
![Aukha [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/174977855-64-k704871.jpg)