Sepuluh

2.8K 130 3
                                        

"Aukha will you be my girlfriend?" Ulang Bayu

"Bayu, gue...." Aukha mulai bersuara

"Gue minta maaf" lanjut Aukha sambil menunduk

"Maaf? For what?" Bayu tak mengerti ucapan Aukha

"Maaf gue nggk bisa jadi pacar lo" jelas Aukha

"Tapi... kenapa Kha?"

"Gue... Gue belum siap sama yang nama nya pacaran" Aukha masih menunduk tak berani menatap mata Bayu

"Kalo dari dulu lo belum siap, terus kapan lo siap?" Bayu mulai sedikit emosi

"Gue juga nggk tau, gue nggak mau kita musuhan kalo udah putus setelah kita pacaran nanti" Aukha mulai berani menatap Bayu

"Kita nggak akan putus!" ucap Bayu tegas

"Mungkin lo bisa bilang itu sekarang, tapi nanti? Siapa yang tau" ucap Aukha menatap sendu Bayu

"Maaf, gue nggk bisa" lanjut Aukha

"Terus selama ini apa? Lo mulai terbuka sama gue, maksud itu semua apa?"

"Gue anggap lo kayak abang gue sendiri Yu, gue nggk mau hubungan kita lebih dari ini, gue nyaman sama hubungan kita sekarang" mata Aukha mulai berkaca-kaca

"Ohh, abang? Haha goblok banget ya gue udah salah nangkep kalo lo punya perasaan yang sama" Bayu menertawakan dirinya sendiri

"Lo boleh pergi kalo lo udah capek, tapi kalo lo mau nunggu gue itu terserah sama diri lo sendiri" ucap Aukha sebelum melangkah pergi dari rooftop

"Gue kurang apa sih Kha?" teriak Bayu

Aukha berhenti melangkah saat baru berjalan 5 langkah, lalu ia berbalik menghadap Bayu

"Lo nggk kurang apapun Yu, gue yang banyak kekurangan disini" Aukha berbalik melanjutkan langkah nya

Aukha menghapus air mata nya yang mengalir saat melewati koridor menuju ke stand baju. Untung tidak banyak orang dikoridor itu, mungkin mereka sudah berkumpul dilapangan utama untuk menyaksikan guest star

"Ukha lo kenapa? Kok mata lo merah?" tanya Gema khawatir saat Aukha duduk disamping nya

"Lo diapain sama Bayu? Biar gue sunat tuh cowok" ucap Venelope yang hendak menghampiri Bayu

"Gue nggak papa kok, cuma kelilipan aja tadi. Udaahh lo duduk aja" bohong Aukha sambil memegang tangan Venelope

Mereka mempercayai Aukha, mungkin sekarang bukan saat yang tepat untuk meminta penjelasan yang jujur kepada Aukha, pikir mereka

Tak lama kemudian Bayu datang dengan wajah biasa saja, masih bisa tersenyum seperti biasa

Keadaan kembali seperti biasa, banyak sekali murid-murid yang maju ke depan panggung untuk berjoged ketika guest star mulai bernyayi, tak terkecuali Aukha dan sahabat nya

Aukha melupakan masalah tadi sejenak dan menikmati Dies Naalies terakhirnya di SMA Sebelas Maret kareena tahun depan ia sudah menjadi seorang Mahasiswa

Aukha [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang