Secret 40 - Can i happy without you?

634 25 0
                                        

Christopher

Aku menatap wajah sembab Aurora yang sudah terlelap dalam dekapanku.

Jariku membelai lembut hidung mancungnya, bibirnya yang sedikit terbuka saat tidur.

Dia tersenyum dalam tidur.

"Apakah dia bermimpi indah?"

Sedikit bebanku menghilang melihat senyum manisnya. Sedikit Lega.

"You deserve to be happy, baby.."

Aku mengecup bibirnya pelan.
Menariknya lebih dekat dalam dekapanku.

"Kau semua yang aku butuhkan, Aurora.." kataku berbisik.

Aku tak punya lebih banyak kekuatan untuk melawan rasa nyeri yang bersarang di dalam dadaku.
Airmata membanjiri pelupuk mataku.

🍃

Matahari pagi sudah menari indah. Waktu menunjukkan pukul 7 pagi ini.
Kulihat Aurora bergerak kecil, merentangkan badannya yang pasti pegal karena semalaman bersandar padaku.

"Morning, baby.."
Kataku mengecup keningnya.

"Morning, Christ.. apa kau tidak tidur? Matamu sembab." Tanya nya.

"Aku hanya tidak bisa tidur.. apa tidurmu nyenyak?"

"Tidurku nyenyak." Senyum menghiasi bibirnya.

"Apa semalam kau bermimpi indah?"

"Ya.. mimpi yang sangat indah."
Dia tersenyum simpul.

Aurora

Tangan itu menggenggam jari-jariku erat, detik itu juga waktu berhenti.
Tangannya menarik ku kedalam sebuah ruangan.

Ruangan yang tercipta hanya untuk aku dan dia.
Ruangan besar itu bernuasa klasik, ada alunan musik yang mengisi keheningan nya.

Tangannya menarik ku mendekat, lalu kami berdansa.
Tubuh kami bergerak mengikuti alunan musik, senyum membingkai indah diwajah tampan nya.

Wajah yang akan selalu aku rindu kan.
Tangan nya membelai ujung hidungku lembut, membelai bibirku dan menciumku.

Saat itu terasa seperti selamanya, aku ingin tinggal di sana selamanya.
Aku tidak ingin bangun dari mimpi indah ini.

Matahari pagi pelan-pelan tapi pasti melahap mimpiku.
Membawaku kembali pada kenyataan.

Aku membuka mataku, dan mataku menangkap wajah tampan itu.
Seakan mimpi mengikutiku kealam sadar.

Wajah yang aku ingin lihat, didalam mimpi ataupun dunia nyata.

"Apa kau lapar? aku akan membuatkan mu sarapan." Katanya.

"Kau bisa masak?" Aku bertanya setengah tidak percaya.

"Kau melewatkan banyak hal tentangku, baby.. selama kuliah, aku memasak makanan ku sendiri"

SECRET  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang