Tyana merutuki kekesalannya terhadap Azfar. Bisa bisanya laki laki itu membekap mulutnya. Secara langsung laki laki itu sudah menyentuhnya.
Meskipun dirinya terkesan urakan, tapi ia tak pernah membiarkan satupun laki laki menyentuhnya kecuali Ayah dan Kak Saka.
"Assalamualaikum" salamnya singkat lalu berlalu cepat menuju kamarnya tanpa ada tingkah konyol yang biasa menghibur orang rumah.
"Waalaikumsalam Asha kenapa gak biasanya kayak gitu Yah?" tanya Sari pada sang Suami.
"Ayah bukan paranormal Bun. Ayah gabisa baca pikiran anak aku." jawabnya dengan tangan masih fokus mengotak ngatik hp nya.
"Itu mah Bunda juga tau" jawab Bunda lalu menuju kamar putrinya.
"Asha kamu kesambet jin pendiem dimana Sha?" tanya Bunda dibalik pintu kamar Asha.
"Didepan komplek Bun, tadi sengaja Asha masukin biar Asha jadi pendiem!" jawab Tyana kesal, Bundanya itu tidak paham jika putrinya sedang kesal.
"O yeahh bagus deh, kalo gitu bilang sama jin nya kalo udah gatahan suruh pulang aja!" teriak Bundanya.
"Gue heran kok bisa gue punya Bunda sama Ayah yang eh astagfirullah gue juga sengklek. Sama sama sengklek harus saling menghargai." ucap Tyana bermonolog.
"HIDUP SENGKLEK" teriak Tyana dengan suara menggelegar membuat seisi rumah lagi harus menggeleng gelengkan kepala.
"MERDEKA!!!" teriak Ayah tak kalah menggelegar. Membuat Bunda tertawa terbahak melihat kelakuan kedua Anak dan Ayah tersebut.
...
Asha keluar kamar setelah sholat isya sekitar jam setengah delapan.
Ceklek
"Jangan kau ucapkan cinta"
Asha keluar dengan suara mautnya. Dia bernyanyi layaknya seorang penyanyi dangdut pro dengan menjadikan hp sebagai mic nya. Matanya sengaja dipejamkan biar kek menghayati gitu katanya.
"ku tak mau mendengarnya"
"Aku sudah tak percaya akan adanya cinta"
"Asik asik joss"
Ucapnya diakhir lagu.
"Gimana Yah Asha udah cocok kan bu..." ucapan Asha terpotong terkejut bukan main saat melihat Sang kakak dan temannya duduk santai diruang tengah. Sambil memperhatikan penampilan Tyana Ashalina Akbar.
'Mampus lo Asha, malu lo no didepan Azfar lagi nahan tawa liat tingkah lo' batin Asha.
"Asha jin pendiemnya udah pamit pulang ya?" tanya sang Bunda membuyarkan lamunan Asha lalau menghampiri Kak Saka dan temanya itu.
"Nak Azfar diminum, maaf ya ga ada makanan ringan. Hehe" ucap bunda disertai kekehan.
'jadi ini bukan mimpi si Azfar itu beneran ada disini?' batinya sekali lagi.
"Dek mau sampe lebaran binatang apa lagi lo mau berdiri cengo gitu?" ujar Saka jengah melihat tingkah adiknya itu.
"Ehh ekhem Asha keluar dulu, Ayah diluar kan?" pamitnya lalu keluar menghindari tatapan Azfar yang menahan tawanya sedari tadi.
"Kanjeng Prabu Santoso kok gabilang sih ada tamu didalem" ucapnya sedikit kencang karena kesal. Ucapannya barusan terdengar jelas oleh Azfar.
Saka yang melihat Azraf terkikik geli, lantas merasa malu mempunyai adik yang anehnya kelewat batas.
"Sorry ya far, adek, nyokap, ama bokap sama sama gesrek hehe" ucap Saka sambil mengagaruk pelipisnya.
"Santai aja Tor paham gue juga. Lagian gur udah berapa kali ketemu adek lo itu" ujarnya seraya menyeruput kopi yang dihidangkan Bunda Sari.
"Maksud lo?" tanya Saka heran.
"Adek lo mahasiswi gue" jawab Azfar sekenanya.
"Oh pantes dia kikuk gitu pas liat lo, ternyata udah saling kenal toh."
...
"Dek" panggil Saka.
"Apa kang masku" jawab Tyana masih memejamkan mata disamping Ayahnya. Mereka berdua sedang bersantai diteras rumah.
"Azfar mau ngomong sama kamu katanya" ujar Saka membuat Tyana membuka matanya.
"Ngomong apa pak?" tanya Tyana to the point.
"Ayah masuk dulu ya dek mau ketemu pacar" pamit ayah karena merasa menganggu kegiatan muda mudi ini.
"Kakak juga kedalem dulu, raf kalo udah selesai ngomongnya lo panggil aja gue didalem oke" Azfar hanya mengangguk patuh.
"Oke bro selamat bersenang senang" jawab Tyana sambil melambaikan tangannya.
'Astaga aneh banget sih kelakuan keluarga ini' batin Azfar.
"Oke guys berhubung ini udah malem mau ngomong apa sih pak?" ucapnya ala ala yutuber.
"Saya mau minta maaf atas kejadian tadi sore" putusnya akhirnya.
Tyana menembuskan nafas kasar.
"Sebenernya sih gak mau saya maafin cuma ya nanti malaikat sebelah kiri saya nyatet lagi" jawabnya sambil memainkan kuku dihadapan wajahnya.
"Terserah sih yang penting saya udah minta maaf!" tegas Azfar.
"Jangan cuma minta maaf sama saya pak, minta maaf juga sama Allah!" jawab Tyana tak kalah tegas. Azfar hanya mengangguk pertada setuju.
"Kalo gitu saya mau masuk dulu" ucap Tyana hendak masuk namun ditahan oleh Azfar.
"Mau ngapain?" tanya Azfar polos.
"Demi rambut pak rt digondol maling, bapak pinter atau cuma pura pura pinter sih? Saya udah pake piyama moana gini ya mau tidur lah masa mau badminton saya kan gak punya kolam renang!" jawab Tyana ngawur.
"Udah ah awas saya mau masuk, kasur saya posesif kalo dia tau ada yang ngelarang saya tidur dia bakal murka" lanjutnya lagi seraya berjalan menuju kamarnya.
Azfar dibuat pusing dengan tingkah Tyana yang benar benar aneh itu.
"Far udah selesei ngomongnya?" tanya Saka membuyarkan lamunannya.
"Udah, adek lo emang aneh beneran tor" ujar Azfar yang masih menoleh kearah kamar Tyana.
"Lo ini, gue emang gak pernah boong soal Asha adek gue yang aneh itu kan." ucapnya disertai gelak tawa dari keduanya.
"Kalo gitu gue pamit dulu ya Tor, kapan kapan gue mampir lagi deh" akhirnya Azfar memutuskan untuk segera pulang.
"Hati hati dijalan far, iya gue tunggu lo mampir lagi kesini" jawab Saka.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
...
"Kak!" teriak Tyana yang tiba tiba muncul dibalik pintu ruang tamu.
"Astagfirullah Asha kamu mau bunuh kakak secara perlahan hah? Ngaggetin aja si lo" ucapnya kesal.
"Sorry sih kak gitu aja roma" jawabnya dengan nada ketus.
"Eh kak si Azfar seriusan temen lo?" tanya Tyana penasaran.
"Menurut lo dia siapa hah? Ya iyalah temen gue masa pacar gue" jawabnya sinis.
"Astaga nambah lagi nih followers lambe turah. Mulut lo pedes banget gila" ujar Tyana kesal.
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Maaf siapa ya? [END] ✓
HumorBagaimana rasanya mempunyai keluarga yang absurd dan tiba tiba didatangkan pasangan yang absurd juga? Penasaran baca ajadeh wkwk. Ini bukan cerita humor yang bisa bikin lo ketawa ngakak guling guling. Jangan terlalu berekspetasi tinggi nanti kalo...
![Maaf siapa ya? [END] ✓](https://img.wattpad.com/cover/236807169-64-k868059.jpg)