Budayakan vote sebelum membaca,buat semangat author ngelanjut nih cerita:)
Okee happy reading gaes!
Typo bertebaran
---------------------------------------
Disebuah mobil terlihat Glen yang sedang menerima panggilan dari seseorang. Entah siapa itu, yang jelas raut wajahnya sangat serius sampai tidak menyadari ada seorang laki-laki yang mengetuk kaca mobilnya berulang kali sambil sesekali meringis menahan sakit.
Tok! Tok! Tok!
"Woy buka! Aarggh, gadis mesum cepat buka!"
"Lo sama Ley tunggu di apartement, sebentar lagi gue pulang." tut tut tut... Sambungan terputus. Akhirnya Glen menoleh kearah Akhtar yang kini terlihat kesal karena tidak dihiraukan.
"Lama banget sih loh!" Omel Glen membukakan pintu mobil.
"Eh Cesum cewe mesum! Gue tuh sudah dari tadi sampai di sini, tapi lo nya aja yang budeg!" jawab Akhtar bengis.
"Binyik bicit kimi! Cepat ah masuk, gue ada urusan." ucap Glen. Saat Akhtar sudah duduk didalam mobil, Glen langsung tancap gas dengan kecepatan maksimal. Ia sengaja memilih jalanan yang sepi agar cepat sampai diapartementnya.
"Cowo kok lelet, kaya semut." ucap Glen membuka obrolan.
"Lo sekolah nggak sih? Dimana-mana yang lelet itu siput!" sahut Akhtar sinis.
"Ah massa sih,"
"Iya Cesum! Sudah SMA kok bego terus."
"Ah ya maap Beb, maklum masih muda." ucap Glen terkekeh. Merasa terhibur dengan ekspresi Akhtar yang terlihat tak tahan dengannya.
Tak terasa mereka telah sampai diapartement Glen. Dan di sana sudah terparkir sebuah mobil lain milik sang teman. Glen memarkirkan mobilnya kemudian turun disusul oleh Akhtar.
"Nih list buku yang harus diganti. Awas aja kalau lo sampai lupa!" ucap Akhtar memberikan secarik kertas kepada Glen.
"Oke Beb siap!" Akhtar pun mengangguk menaiki motornya kemudian berlalu pergi. Glen menghampiri kedua temannya yang sedang duduk di lobby apartemen.
"Masuk kuy! Nggak enak di luar." Mereka pun masuk ke dalam apartemen milik Glen dan duduk di ruang tengah.
"Lo masih aja betah tinggal di sini. Padahal lo kan punya rumah segede istanah, apart lo yang lain juga masih banyak yang lebih besar." ucap seorang gadis berwajah manis bernama Leyna Ainsley.
"Ntahlah gue nyaman di sini." jawab Glen seadanya.
"Btw, cowo tadi siapa?" tanya gadis lain bernama Crystal Hardwin yang memiliki rambut blonde dengan mata biru.
Kedua teman Glen ini anak berada. Mereka adalah teman dekat Glen sedari ia bersekolah di Jerman. Mendengar kepindahan Glen ke Indonesia, Leyna pun mengikutinya karena kebetulan sang mama juga memutuskan untuk menetap di negeru asalnha-Indonesia-setelah sang suami meninggal. Sedangkan Crystal, gadis itu pun ikut-ikutan mendesak sang ayah supaya mau memindahkannya ke Indonesia. Akhirnya mereka pun kembali bersama walau tidak bisa satu sekolah.
"Mainan gue haha," jawab Glen santai.
"Gila lo, dia ganteng cuy. Mending buat gue aja yekan." sahut Ley.
"Bodynya juara, enak diajak gulat." timpal Crys merasa tertarik.
Tuk! Glen memukul kepala Crys membuat gadis itu merengut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naefa [Selesai]
Ficção AdolescenteWARNING❗SEDANG DIREVISI SECARA BRUTAL❗ 15+ "Akhh...akhh" Nata "jangan mendesah didepan gue!!" Reyfefa "akh akh akhh..." Nata "gue bilang jangan mendesah didepan gue,lo tuli?!!" reyfefa "itu nama depan loh ogeb!!" Nata ...
![Naefa [Selesai]](https://img.wattpad.com/cover/222990525-64-k640822.jpg)