08.35
Syella kini sudah bersiap dengan baju senada yang ia pakai.
Hari ini memang sekolah libur.
Dan ini waktunya dia ke rumah victory. "Terima kasih,kembaliannya ambil saja" Syella lalu ke luar dari taksi dan berdiri tegak di depan gerbang bercat keemasan yang menjulang tinggi.
"Maaf, Ada yang bisa kami bantu Noona"
Syella lalu menoleh ke arah laki laki yang memakai seragam hitam.
"A--apa benar i-ini rumah keluarga Kim? Pemilik perusahaan Victory?" Tanya nya gugup karna takut.
"Benar, Anda siapa?"
"S--saya hanya ingin bertemu dengan tuan Kim Tae oh,saya ada urusan penting dengannya" Syella.
"Tapi maaf nona? Jika tidak ada janji maka kau tidak bisa masuk,Tolong silahkan pergi sebelum kami melakukan kekerasan" Ucapnya ingin menutup pintu gerbang tapi Syella menahannya.
"M--maaf,saya dari keluarga Lee yang a-akan membayar hutang keluarga saya!" Syella.
Sempat terdiam lama lalu Syella di perbolehkan masuk.
"Ikuti saya" Syella mengangguk lalu mulai mengikuti nya dari belakang.
Saat masuk dia kini melihat mansion yang mewah,banyak maid yang membawa seragam serba hitam dan di bagian dada nya di beri lambang rantai berbentuk menyilang,apa itu simbol mafia Victory di negara Korea ini.
"Silahkan,Ini ruangannya"
Syella tersenyum lalu mengangguk,
Memasuki ruangan yang semuanya bercat putih,
"P--permisi tuan?"
"Silahkan duduk" Tae oh.
Syella lalu duduk di hadapan nya,
Apa benar jika ini ayah dari Kim Taehyung,terlihat sangat arogan dan tegas sama persis dengan taehyung.
"Ternyata yang aku tunggu datang dengan sendiri?" Ucapnya yang membuat Syella panik.
"Tidak usah panik,Kau Lee Syella bukan"
Syella mengangguk.
"Ada apa kedatanganmu di sini?" Tae oh.
Syella lalu mengeluarkan uangnya dari tas,dan langsung menaruhnya di meja tepat di depan Tae oh.
"Saya melunasi semua uang anda? Dan sudah tidak ada lagi surat perjanjian itu tuan" Syella.
Tae oh terkekeh sekilas,
"Saya tidak butuh uang ini"
"Tapi saya sudah membawa uangnya,Jadi tolong terima dan batalkan perjanjian surat itu" Syella.
"Kau gadis putraku,dan aku akan menuruti semua keinginan pewaris Victory,taehyung adalah hartaku,dia mencintaimu dan saya minta tolong agar kau membayar dengan menjadi menantuku" Syella terperanjat kaget, Apa maksud menjadi menantu,dia bahkan masih SMA kelas dua.
"Saya tidak bisa,Mulai sekarang keluarga kita tidak terjerat Masalah perjanjian dan terima kasih" Syella lalu berdiri dan membungkuk hormat.
Tae oh hanya tersenyum melihat keangkuhan Syella karna masih menolak.
Syella berjalan tergesa dan ingin segera keluar ruangan milik Tae oh,pas saat membuka pintu dia dikejutkan dengan laki laki gagah yang mengenakan kaos hitam pendek.
Matanya terbelalak kaget saat melihat taehyung sudah di depannya dengan wajah yang menatapnya lekat.
Dirinya mencoba acuh dan ingin langsung lewat, Tapi baru saja dia ingin melenggang pergi pinggangnya sudah ditarik taehyung kasar.
Syella memberontak kuat,dia ingin pulang dan menjauh dari keluarga taehyung sekarang.
"Lepas!!" Bentaknya dengan menepis tangan taehyung kasar.
Taehyung bersmirk mendengar gadis nya kini membentak.
"Lepas bodoh!!" Teriaknya sampai semua seisi maid dan para penjaga menoleh ke arahnya.
Syella lalu gugup sendiri,
"Kenapa hmm,yang keras, Teriak yang keras" Taehyung lalu menggenggam kedua pergelangan tangan Syella dan di taruh di atas kepala dengan himpitan yang membuat jaraknya semakin menipis.
"Awas! Aku mau pergi!" Berontaknya dan berusaha melepaskan genggamannya tapi taehyung malah semakin memper erat,
"Mau pergi kemana baby hmm?" Bisiknya dan mulai menunduk untuk mengecupi leher Syella, Syella yang di perlakukan seperti ini pun memberontak kuat tapi sepertinya percuma karna tenaganya memang lebih besar taehyung,
"Ahh? L--lepas" desahnya saat taehyung menyesap kuat di leher dan merambat ketelinga,memberi bisikan lembut dan kembali melumat kecil leher Syella, Apa taehyung sungguh gila,ini bahkan masih di ruang tengah,bahkan semua maid dan para penjaga ada yang melihat tapi taehyung tidak peduli dan tetap melanjutkan aksinya.
"Lepas! Aku harus pergi! Lepas taehyung bodoh!" Taehyung terkekeh mendengarnya.
"Aku lebih suka kau hanya memanggil namaku tanpa harus ada sebutan kakak" tangan satu taehyung kini menahan kedua pergelangan tangan Syella,dan yang satunya ia gunakan untuk membuka kancing baju gadisnya sampai lepas tiga kancing.
"J--jangan hiks!Taehyung jangan.."
"Kenapa kau selalu berkata pergi? Tidak boleh ada kata pergi, Kau akan tetap bersamaku Syella!!" Tegasnya dengan menatap Syella kilat dan melumat bibir gadisnya lagi.
"Buat apa tetap bersamamu, kita sudah tidak ada hubungan apa apa! Sudah tidak ada perjanjian surat itu lagi! Aku datang ke sini sudah melunasi uangmu. Sudah tidak ada hutang lagi,kita pun sama sudah tidak ada hubungan! Lupakan masa lalu."
Taehyung marah mendengarnya,
"Tidak ada hubungan di antara kita lagi,Iya!!" Tegas taehyung.
"Ya,kita sudah tidak hubungan apa apa lagi,dan aku akan melanjutkan beasiswa ku di perjuruan lain" Syella.
"Dan kau akan meninggalkanku!!" Bentaknya, Bahkan suara taehyung kini menggema,tidak peduli jika mengganggu orang lain.
"Aku akan menjalani kehidupanku dengan laki laki yang tulus mencintaiku." Syella.
"Aku mencintaimu Syella! Hanya ada kata tulus!!" Tekan taehyung.
Syella menggeleng,
"Akhmmpp.." Ucapannya terpotong saat taehyung melumat dan meremas bagian dada nya, "Mhhh"
Taehyung sungguh bertindak senonoh di ruang tengah dan sudah di pastikan para maid dan para penjaga pun melihat aksi tuan mudanya.
Tapi tidak ada yang berani menegur karna dia bisa saja langsung hancur dalam sentilan jari.
Taehyung menggigit bibir Syella kasar dan mengoral isi mulutnya.
Tangannya masih setia bergerak nakal bahkan kancing Syella kini sudah terlepas semuanya dan memperlihatkan lekukan tubuh yang sempurna dan bra putih,tapi tidak ada yang bisa melihat karna taehyung menutupi tubuh Syella dengan tubuhnya
"Mhhhh"
Kepalanya lalu menggeleng meminta oksigen,taehyung yang mengerti langsung melepaskan ciumannya dan berpindah ke area dada Syella, "C--cukup hiks,A-ada orang taehyung."
Taehyung mengerti gadisnya pasti malu saat tangan dan mulut nakalnya menjamah tubuh Syella di ruang tengah,dia lalu mengangkat tubuh Syella dan di bawa menaiki tangga ke arah kamar atasnya.
"Ah,Lepas!!Aku harus pulang!!" Teriaknya dengan memukul lengan taehyung.
Taehyung berhenti dan menatap Syella kilat, nyalinya untuk mengumpati taehyung tiba tiba menciut karna melihat mata itu.
"Nurut atau hukuman kali ini lebih kasar"
Syella menggeleng kecil,
Taehyung lalu kembali melangkahkan kakinya dan mengecup bibir Syella sekilas.
"Lepas," cicitnya.
Taehyung hanya diam,dan membuka pintu kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Getting Old
Dla nastolatkówWarning???? Cerita ini mengandung unsur dewasa🔞🔞🔞 Memang hanya sekedar godaan tapi lama kelamaan menjadi sebuah cinta. Si tukang posesif yang mencintai gadis manja dan pandai. Cintanya juga ada rahasia terselubung antara hutang bi hutang sampai t...
