Setelah selesai makan malam dengan di temani istrinya,taehyung lalu berjalan ke arah wastafel dan menaruh piring.
Maid masih ada yang bekerja entahlah padahal waktunya sampai jam sembilan malam sudah cukup, dan taehyung pun hanya memilih diam dan menyuruh maid nya untuk mencuci piring.
Berjalan ke arah Syella dan mengangkat tubuh Syella menuju ke kamar.
"Ayah sama mama udah tidur?"
"Udah" Lirih Syella dan memeluk leher taehyung dan menyembunyikan wajahnya, "I Miss" bisiknya dan menutup pintu kamar.
Syella lalu tersenyum dalam diam,taehyung belum tau tentang kabar bahagia ini.
Di baringkan dengan pelan dan taehyung menindihnya,di lumat bibir istrinya lembut tanpa paksaan, Syella pun membalas dan memeluk leher taehyung.
Taehyung tersenyum kemenangan dalam hati, ternyata Syella memberi ruang untuk menyetubuhi nya malam ini.
Bodoh,Syella hanya memancing nafsu taehyung saja malam ini.
Setelah menjelajahi leher sang istri,taehyung lalu menunduk dan mengecup bagian dada Syella.
Tangan yang ia jadikan tumpuan sekarang ia lemaskan dan tubuhnya menempel sempurna dengan tubuh Syella. Tapi yang membuatnya bingung adalah saat Syella menahan pinggangnya dan melindungi perutnya.
"Kenapa? Apa kau merasa berat saat tubuhku menimpamu hmm?" Ucapnya pelan dan mengecupi leher Syella.
Syella menggeleng kecil,
"Kau bisa menyakitinya?"
Taehyung mengernyit, "Aku tidak menyakitimu? Hanya membuat mu mendesah kenikmatan saja" Ucap nya tanpa dosa.
"Bukan itu,menyakitinya dan menyakitiku itu kata kata yang berbeda,kau bisa melukai nya nanti" Jelasnya kembali.
"Melukai siapa? Jangan membuatku bingung baby" Ucap nya gemas dan mengecupi wajah Syella bertubi tubi.
"Kau bisa melukai baby di dalam sini juga"
Taehyung terpaku,matanya lalu membesar dan menatap Syella yang kini tengah mengusap perutnya kecil,
"Apa! Sayang kau?"
Syella mengangguk dengan tersenyum.
"Ya,dia datang dan hidup di dalam sini"
Syella lalu mengambil tangan taehyung dan di taruh di atas perutnya agar suaminya kini percaya.
"J--jadi,kapan? Kau hamil!" Pekiknya bahagia.
"Tadi siang? Ya aku hamil taehyung"
Taehyung tertawa lebar,bahkan membentuk senyuman kotak, Syella baru tau jika suaminya bisa senyum selebar itu,jika senyum seperti itu suami nya terlihat ramah, kenapa senyum semanis itu harus di sembunyikan dengan wajah datar dan dingin, padahal sangat manis dan tampan.
"Kau sungguh hamil,hamil anakku? Anak kita?"
"Iya sayang, Apa kurang jelas" Syella.
Taehyung lalu bangkit berdiri dan keluar kamar,berlari untuk menggedor pintu kamar orang tuanya.
"Ma! Mama! Ayah!" Teriaknya.
"Ada apa taehyung? Bukannya tidur malah berisik" Amuk Mina.
"Taehyung, Syella hamil anak taehyung, Taehyung bakal punya anak kecil"
Mina tertawa seketika,marah nya sudah mereda saat melihat putra nya sangat bahagia "Iya,Syella hamil,satu bulan tiga minggu? Jaga dia ya"
Taehyung mengangguk dan memeluk tubuh Mina,lalu kembali ke kamarnya,
"Sedang apa tadi keluar?" Syella.
"Nggak,Cuma tanya sama mama kalau kamu nggak bohong,Dan ternyata benar.
Ada baby Kim kecil di sini? Kita bakal punya Mom" Ucapnya sangat bahagia, Syella bahkan bisa melihat dari mata taehyung yang sangat berbinar dan senyum yang terus mengembang,
Kim Taehyung orang yang posesif juga bisa seperti orang biasa rupanya,dimana sifat arogannya dan dingin,di telan dengan kebahagiaan seketika.
Dirinya lalu mendekat dan mengecup bibir Syella, di sesap,dan dilumat lembut.
Lalu berpindah ke perut istrinya.
"Tumbuh yang baik di sana, Daddy menunggu di sini sama Mommy"
Dirinya sangat bahagia malam ini,malam yang tidak pernah ia lupakan.
"Sekarang istriku dan baby di dalam harus tidur, Nggak boleh capek, Istirahat yang cukup, Aku bakal jagain kamu" Janjinya.
"Iya"
05.40
Taehyung kini sudah terbangun dari tidurnya lima belas menit yang lalu, dan itu juga ia gunakan untuk menatap wajah istrinya yang sangat cantik,terlebih ada makhluk hidup di dalam perut Syella,tak sia sia usahanya bergerak kelelahan sampai tengah malam untuk menumbuhkan baby nya.
Sangat menggelikan jika berbicara keduanya saling mendesah.
Dia lalu merubah posisi dan mengecup perut Syella,menyibak selimut yang masih menutupi tubuh nya dan mengusap perut Syella pelan agar tidur nya tidak terganggu.
Ide nakal muncul dari otaknya,dia lalu membuka baju Syella sampai menampakkan perut yang masih rata dan memberi kecupan yang menimbulkan bunyi decapan kecil.
"Ughh"
Syella membuka matanya pelan dan penglihatannya lalu tertuju kearah taehyung yang tersenyum hangat sebagai sambutan bangun.
"Morning"
"Morning too" sapanya balik, Syella lalu berpindah ke arah perutnya yang terbuka dan sedikit basah "Apa yang kau lakukan?"
"Mengucapkan selamat pagi dan memberi ciuman kepada anak kita"
Syella tersenyum lalu kembali menutupi perutnya,dirinya sudah bahagia pagi ini karna melihat wajah taehyung yang tentunya sangat cerah dan senyum yang tak pernah lepas.
Syella lalu bangkit menjadi posisi duduk dan bersender di punggung ranjang nya.
"Aku akan luangin waktu buat kamu sekarang, Jadi jangan pernah melakukan hal yang tidak bisa kau lakukan, Jaga calon anak kita, Dan aku yang bertugas membantu mu, Mengerti?" Taehyung.
"Kau tidak bekerja nanti"
"Tidak, Aku hanya ingin menemanimu untuk beberapa hari ke depan, Jimin yang akan menggantikan ku sementara" Jelasnya.
"Peluk" Ucap Syella manja dan merentangkan kedua tangannya minta di peluk, dengan senang hati taehyung lalu memeluk Syella dan mendudukkan Syella di pangkuannya.
"Jadi kamu sering sensitif sama jadi cengeng karna ternyata kamu hamil"
"Mungkin,aku juga tidak tau?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Getting Old
Teen FictionWarning???? Cerita ini mengandung unsur dewasa🔞🔞🔞 Memang hanya sekedar godaan tapi lama kelamaan menjadi sebuah cinta. Si tukang posesif yang mencintai gadis manja dan pandai. Cintanya juga ada rahasia terselubung antara hutang bi hutang sampai t...
