Happy Reading
"Assalamualaikum rinduu" rindu yang sedang sibuk chat an dengan pacar nya itu tidak mempedulikan seseorang yang mengucap salam padanya . "Kalo ada orang yang ngucapin salam tuh dijawab" kata orang itu lagi .
Akhirnya rindu mengangkat kepalanya melihat kearah orang itu dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui siapa yang mengucapkan salam tadi. "masyaAllah ini beneran sahabat gue" pekik rindu membuat beberapa orang yang berada didalam kelas menengok ke arah mereka.
"Coba deh besok-besok suara nya dikecilin dikit" ucap Sifa sambil duduk di kursi nya .
"Demi apa ini Sifa? Yaampun lo cantik banget pake hijab" ucap rindu yang kini sudah tidak memandang ponsel nya dan fokus menatap Sifa .
"Seriusan pantes? Aku gak PD nih takut keliatan aneh" tanya Sifa
"Gak ada yang aneh Sifa , lo cantik pake hijab gue aja hampir gak ngenalin hahahah"
"Kamu mah emang lebay heheheh"
"Jadi sekarang lo udah yakin buat pake hijab?"
"Hmmm doain aja yaa biar aku Istiqomah dan bisa jadi wanita yang lebih baik lagi" ucap Sifa lembut
"Iyaa pasti gue selalu dukung lo kok walaupun awalnya gue cuma ngasal nyuruh lo pake kerudung tapi kalo sekarang lo beneran yakin buat pake nya gue ikut seneng " tumben rindu bisa ngomong sebijak itu .
"Makasih yaa Rin kamu emang sahabat terbaik aku " ucap Sifa lagi sambil tersenyum.
Sifa dan rindu langsung menuju parkiran setelah selesai kelas. Hari ini rindu bawa mobil jadi mereka tidak perlu panas-panasan menunggu taxi . Mereka rencana nya ingin ke mall sudah lama mereka tidak pergi ke mall karena akhir-akhir ini disibukkan oleh tugas .
Sesampainya di parkiran mata Sifa langsung tertuju pada cowok yang sedang memainkan ponsel didepan mobil yang diparkirkan di samping mobil rindu . Sifa sangat kenal cowok itu yang tak lain adalah senior nya .
"Rin bisa gak nanti aja kita ke mobilnya?" Tiba-tiba Sifa menghentikan langkahnya.
"Kenapa emang? Udah panas nih keburu sore nanti" rindu tak memperdulikan ucapan Sifa dan langsung melanjutkan langkahnya meninggalkan Sifa . Akhirnya terpaksa Sifa mengikuti nya menuju mobil.
Rindu tersenyum saat mengetahui alasan mengapa Sifa menghentikan langkahnya tadi. "Haii kak bara lagi ngapain?" Sapa rindu pada seniornya saat sudah berada di depan bara.
Bara menatap ke sumber suara dan tersenyum saat mendapati rindu didepan nya . "Ehh hai rindu ini mau pulang tapi lagi bales chat dari mamah dulu , kamu mau pulang juga?" Tanya bara
"Iya ini mau pulang tapi liat tuh Sifa jalan nya lama banget" kata rindu sambil menunjuk Sifa yang sedang berjalan nunduk .
Bara mempertajam penglihatan nya untuk memastikan bahwa cewek yang ada didepan nya itu benar-benar Sifa . Ia tidak menyangka cewek yang sedang ia dekati sekarang merubah penampilan nya dan itu membuat Sifa semakin cantik dan anggun.
"Ini beneran Sifa" tanya bara
"Iyaalah gimana kak masih cantik kan?" Tanya rindu jail
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DIAM DIAM
Teen FictionIni bukan tentang mantan nya saat di SMA , dan bukan juga senior dikampus nya ... Tapi ini tentang seorang laki laki yang dia kagumi beberapa tahun belakangan ini . Pria yang mampu membuat nya rela mencintai dalam diam. Thank you ❤️
