Happy Reading
Ini hari libur tapi Sifa sudah bangun dan segera mandi padahal sekarang masih jam 7 pagi . Biasanya saat libur Sifa bisa bangun jam 11 siang atau bahkan saat azan zhuhur, tapi semua itu tidak bisa saat suatu tugas bernama skripsi datang dalam hidupnya.
Baru saja dirinya mendudukkan dirinya didepan laptop tiba-tiba pintu kamar nya diketok dari luar.
Tok tok tok
Sifa segera membuka pintu kamarnya dan mendapatkan uminya sedang berdiri dengan senyuman nya .
"Ada apa umi?" Tanya Sifa
"Umi mau minta tolong boleh?"
"Minta tolong apa?" Tanya Sifa lembut
"Umi abis bikin kue banyak , kamu tolong anterin kerumah ibu Ami yaa" ucap umi sambil tersenyum.
Sifa berfikir sejenak lalu mengangguk mana mungkin ia menolak perintah uminya walaupun setelah itu ia harus membriefing jantung nya agar tidak bertingkah aneh-aneh jika nanti bertemu dengan ustadz Ali.
Akhirnya Sifa mengekori uminya menuju dapur dan mengambil kue yang sudah uminya siapkan untuk tetangga nya itu. Sifa langsung berpamitan pada uminya.
Belum sampai dirumahnya saja jantung Sifa sudah tak karuan , berkali-kali dia beristighfar menetralkan detak jantung nya yang sudah tak beraturan.
Sampai didepan gerbang rumah Ali tubuhnya gemetar dan langsung melemas saat ia melihat Ali sedang duduk diteras sambil membaca buku.
Ali belum menyadari kedatangan Sifa karena terlalu fokus pada bukunya. Hal itu dimanfaatkan Sifa untuk mengambil nafas panjang agar terlihat tidak gugup oleh Ali.
Saat dirasa sudah cukup Sifa memberanikan diri untuk mengucap salam. "Assalamualaikum"
Ali mengalihkan fokusnya ke sumber suara dan terbit lah senyuman di wajah lelaki itu membuat orang yang didepan gerbang mengeratkan pegangannya pada besi , tangannya sudah basah dengan keringat namun masih berusaha agar wajahnya terlihat biasa saja.
"Waalaikumsallam" jawab Ali sambil berjalan menuju gerbang membukakan pintu untuk Sifa.
Sifa melepaskan genggaman nya saat gerbang nya ditarik Ali , pintu gerbang sudah terbuka lebar namun Sifa masih mematung tak mampu bergerak. Ali mengerutkan keningnya melihat tingkah Sifa .
"Silahkan masuk" ucapan Ali menyadarkan Sifa yang sejak tadi membisu.
"Ehh emm ini A hemm Sifa mau ketemu ehh mau ngasih ini buat umi nya AA" jawab Sifa gugup sambil mengangkat plastik berisi kue ditangan nya .
Ali kembali tersenyum membuat Sifa semakin lemas , Sifa belum sarapan pagi ini dan sudah disuguhi senyuman yang sangat manis rasanya ia ingin pingsan saja sekarang.
"Masuk saja umi ada didalam" ucap Ali sangat lembut.
Sifa yang tak mampu berkata apa-apa lagi segera berjalan kedalam rumah.
"Sifa masuk yaa A" ucapnya sambil melewati Ali. Ali terkekeh melihat sikap Sifa yang lucu.
"Assalamualaikum umi" ucap Sifa saat memasuki rumah Ali dan terlihat ada uminya Ali sedang duduk diruang tamu.
"Waalaikumsallam ehh ada Sifa , sini masuk cantik" jawab uminya Ali.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DIAM DIAM
Novela JuvenilIni bukan tentang mantan nya saat di SMA , dan bukan juga senior dikampus nya ... Tapi ini tentang seorang laki laki yang dia kagumi beberapa tahun belakangan ini . Pria yang mampu membuat nya rela mencintai dalam diam. Thank you ❤️
