Jangan lupa vote and komen nya ya, guys 🤗❤️
Happy reading 🤗❤️
* * *
Bel istirahat telah berbunyi dari lima menit yang lalu. Siswa-siswi berbondong-bondong menuju kantin, hanya untuk mengisi perutnya yang kosong. Sama halnya dengan Bella, Grisel, Ales, Eca, dan Meta yang kini sedang duduk di meja kantin paling pojok yang letaknya berdekatan dengan meja khusus para anggota inti geng Adler.
Keadaan kantin yang awalnya hening, tiba-tiba menjadi heboh akibat kedatangan ke lima cowok Most Wanted Boy di SMA Sakrala. Siapa lagi kalau bukan Antaris, Arrion, Ander, Garrick, dan Alfio. Ander? Laki-laki itu sibuk menebar pesona, membuat beberapa kaum hawa harus menahan diri untuk tidak membungkus Ander dan membawanya pulang ke rumahnya.
Garrick dan Alfio, kedua laki-laki itu sibuk menyisir rambutnya menggunakan jari-jari tangannya. Sedangkan Antaris dan Arrion, mereka tampak acuh dan terus berjalan tanpa mempedulikan sekitarnya dengan wajah datarnya.
Mata Antaris tak sengaja melihat ke arah seorang gadis yang sedari tadi menatapnya. Mata mereka bertemu selama beberapa detik hingga gadis itu yang memutuskan kontak mata diantara mereka. Tanpa sadar, Antaris tersenyum tipis, sangat tipis.
"Suami-suami gue udah pada datang, woy!"
"Itu suami gue, bukan suami elo!"
"Aris, kamu kenapa ganteng banget, sih? Jadi tambah suka, 'kan akunya."
"Bang Aris punya gue!"
"I love you deh buat Arrion si cowok dingin dan tampan!"
"Aaaa Bang Ander, aku padamu, lah!"
"Garrick, kok kamu keren banget, sih?"
"Pokoknya, Alfio milik gue seorang. No debat!"
Kurang lebih begitulah pekikan-pekikan histeris dari beberapa kaum hawa. Sedangkan disisi lain, Bella, Grisel, Ales, Eca, dan Meta, memfokuskan dirinya masing-masing untuk bisa melihat ke lima laki-laki yang menjadi pusat perhatian di kantin.
Bella, gadis itu terus melihat ke arah Antaris, cowok yang berjalan paling depan dengan raut wajah datarnya. Bella terus saja memperhatikan Antaris, hingga pada saatnya Antaris juga melihat ke arahnya. Pandangan mereka bertemu beberapa detik, sebelum Bella memutuskan terlebih dahulu kontak mata diantara mereka. Bella langsung mengaduk-aduk makanannya sambil menundukkan kepalanya. Oh, ayolah! Kenapa sekarang ia merasa gugup?
"Ger, pesenin sana," titah Ander. Kini Antaris, Arrion, Ander, Garrick, dan Alfio sedang duduk di meja kantin. Meja khusus untuk para anggota inti geng Adler.
"Yo, pesenin sana." Garrick malah melempar titahannya kepada Alfio.
"Ris, pesenin sana." Antaris menatap datar ke arah Alfio yang baru saja memerintahnya.
"Eh yaampun Ris, cuman canda gue. Jangan natap gue kek gitu dong, serem anjir," cerocos Alfio.
"Ya udah iya gue yang pesenin nih," lanjut Alfio sambil beranjak dari duduknya.
Pandangan Antaris terhenti pada seorang gadis yang sedari tadi menatapnya, yang kini sedang tertawa lepas dengan sahabat-sahabat nya. Lagi-lagi, Antaris hanya tersenyum tipis.
"Cantik," gumam Antaris pelan.
Tak lama, Alfio datang sambil membawa nampan yang berisi lima mangkok kuah bakso pesanan sahabat-sahabatnya. Diikuti dengan Bi Ina dibelakangnya sambil membawa nampan yang berisi lima buah jus mangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANTARIS [LENGKAP]
Fiksi Remaja[HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENNYA JIKA KAMU MENIKMATI CERITA INI!] "Anda datang dengan damai kami menyambut dengan segan. Anda datang dengan kericuhan, tunggu kami datang dengan kesarkasan." -anggota geng Adler. Antaris Al...
![ANTARIS [LENGKAP]](https://img.wattpad.com/cover/249195387-64-k371431.jpg)