1. Random Talk With Family.

154 12 0
                                        

Happy reading.
Jangan lupa tekan bintang nya.

*****

Menjadi bagian dalam keluarga Pramudya merupakan keberuntungan bagi Sakha dan Sheika. Sedari kecil, mereka hidup bersama dengan kesederhanaan. Walaupun sederhana, tapi tetap terkesan mewah.

Kedua orang tua mereka begitu menyayangi mereka. Zela dan Roland mendidik anak-anaknya dengan baik, serta tidak terlalu memanjakan mereka. Keduanya tak segan-segan memberi teguran, jika ada salah satu dari mereka yang berbuat salah.

Sakha Alexander Pramudya, anak tertua di keluarga Pramudya. Sifatnya menurun dari sang papa, tapi ada satu keahlian yang diturunkan dari mamanya, yaitu memasak.

Sakha sangat pintar dalam hal memasak, bahkan ia juga sangat ingin meneruskan usaha mamanya. Tapi dirinya tak tega dengan Roland, karena harusnya ia yang menjadi penerus beliau.

Sheika Alesha Pramudya, satu-satunya anak perempuan di keluarga Pramudya. Gadis berwajah dingin namun mempunyai hati yang hangat ini, lebih suka bernyanyi dibanding memasak.

Jika orang diluaran sana sangat tidak suka dengan pelajaran matematika, berbeda dengan Sheika. Gadis itu justru sangat menyukai pelajaran memusingkan tersebut, katanya matematika itu menyenangkan, seperti bermain dengan hitungan.

Seperti saat ini, saat orang-orang rumah berada di lantai bawah untuk bersantai. Sheika justru menghabiskan malamnya di kamar, dengan alat tulis serta angka-angka yang berjejeran dalam bukunya.

Bukan tanpa alasan ia melakukan ini. Sheika dipilih oleh sekolahnya untuk mengikuti olimpiade matematika yang akan dilaksanakan lima hari lagi. Jadi ia harus belajar dengan giat agar bisa memenangkan olimpiade itu.

Dan yang terakhir, Rasya Noah Pramudya atau Noah. Anak terakhir dari Zela dan Roland. Entahlah, ini anak Zela sama Roland atau bukan. Karena dari segi sifat, dan tingkah laku sama sekali tidak mirip dengan mereka. Tak banyak orang diluaran sana yang mengira kalau Noah bukan anak kandung Zela dan Roland. Tapi tenang, walau sering dikatakan seperti itu, Noah tidak pernah marah ataupun kesal, karena ia tahu orang yang mengatakan itu hanyalah bercanda. Berbeda dengan Roland, jika saja ada orang yang mengatakan hal itu kepada Noah tepat dihadapannya, ia tak segan-segan akan memarahi orang tersebut.

Noah ini sangat hobi mengganggu, entah itu mengganggu kakak-kakanya, orang tuanya, atau bahkan ikan-ikan peliharaannya. Benar, Noah masih sangat suka dengan ikan. Bahkan sekarang, dibelakang rumah mereka ada sebuah kolam kecil berisi ikan koi yang sangat lucu. Tak hanya dibelakang rumah saja, didalam rumah juga ada, tapi hanya ikan-ikan kecil.

"Ma, kak Shei mana?" Noah berjalan kearah Mamanya yang sedang masak didapur bersama dengan Sakha. Laki-laki itu baru saja memberi makan ikan-ikannya.

"Di kamarnya lagi belajar," jawab Zela tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.

"Oke. Makasih, Ma," setelah mendapat jawaban dari Mamanya, Noah langsung berlari menuju kamar Sheika.

"Noah, jangan ganggu kakak kamu!" Teriak Zela ketika melihat itu.

Teriakan dari Zela itu tak dihiraukan oleh Noah, bocah itu masih terus berlari menuju kamar Sheika.

Didalam kamar, Sheika sedang mencoba mengisi beberapa soal-soal olimpiade yang sempat ia cari di google. Untungnya banyak soal yang sudah ia pahami, tapi masih ada beberapa soal yang belum ia pelajari.

Geminos "Are Betrayed"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang