14. Mysterious Message again.

24 5 11
                                        


Jangan lupa vote dan komennya guys,
Setidaknya hargai tulisan ini.
Happy reading and enjoy♡

*****

Sakha berjalan memasukki kamar Sheika, niatnya ia ingin memanggil Sheika untuk segera turun ke bawah dan sarapan bersama. Tapi saat memasukki kamarnya, pemuda itu tak menemukan siapa-siapa, hanya ada tas sekolah yang tergeletak diatas ranjang.

Pandangan Sakha menyapu seluruh ruangan berawarna pink pastel itu. Ia mengernyitkan dahinya bingung, berpikir ada dimana kembarannya itu?

Sampai pandangannya jatuh pada ponsel yang berada diatas meja rias. Ponsel itu menyala, menandakan ada sebuah notifikasi yang baru saja masuk kedalamnya.

Sakha tak memperdulikan itu. Rasanya tak sopan jika ia membuka privasi orang lain. Walaupun sebenarnya Sheika adalah adik kandungnya.

Sakha berjalan kearah kamar mandi, siapa tahu Sheika ada disana.

"Shei, kamu didalem?" Panggilnya, namun tak ada jawaban.

Karena tak mendapat jawaban, Sakha mencoba untuk membuka pintu kamar mandinya. Dan saat dibuka Sakha tak menemukan keberadaan Sheika disana. Sebenarnya kemana gadis itu? Membuat Sakha bingung saja.

Sakha hendak berjalan keluar kamar, dan akan mencari Sheika diluar saja. Tapi langkahnya terhenti ketika ujung matanya tak sengaja melihat ponsel Sheika yang menyala kembali, padahal tadi sudah mati.

Dan entah kenapa hatinya seolah menyuruh untuk ia membuka ponsel itu. Kemudian Sakha melirik ke pintu kamar untuk memastikan tak ada Sheika yang masuk kedalam.

Setelah dirasa aman, ia langsung berjalan menuju meja rias. Menyalakan ponsel Sheika, dan disana terpampang jelas ada nama orang yang sangat ia kenal mengirimi Sheika sebuah pesan. Tapi nomor tak dikenal yang berada dibawahnya menarik perhatian Sakha, laki-laki itu mengernyitkan dahinya bigung ketika ia mengingat bahwa nomor itu adalah nomor yang sama dengan nomor yang mengirimkan pesan aneh kepada Sheika beberapa hari lalu.

Sakha mengambil ponsel Sheika, kemudian membukanya. Beruntung ia tahu password ponsel gadis itu.

Langsung saja Sakha membuka roomchatt pesan misterius yang sempat ia lihat sekilas tadi.

+628***********
Bersenang-senanglah, baby. Nimati hari-harimu, sebelum aku yang merenggut hari-harimu itu.
[Sen, 14:45]

Bersiaplah, sebentar lagi.
[Hari ini, 06:05]

Dugaan Sakha benar, pesan itu bukanlah pesan iseng seseorang yang salah sambung. Buktinya, orang itu rerus mengirimi Sheika pesan misterius. Tapi siapa yang berbuat seperti itu kepada Sheika, dan apa tujuannya?

Kedua pesan itu baru dibuka oleh Sakha, itu artinya Sheika belum membacanya. Sakha segera menghapus kedua pesan itu, ia tak mau melihat Sheika khawatir dan merasa terancam. Biarkan dirinya yang menyelidiki masalah ini.

Sakha langsung menaruh ponsel itu kembai ke tempat semula, semoga saja Sheika tak menyadarinya. Setelahnya ia segera keluar dari kamar tersebut, takut-takut terciduk oleh sang pemilik kamar.

Namun belum sempat keluar, pintu sudah dibuka dari luar oleh seseorang, sehingga membuat Sakha terkejut dan refleks mundur ke belakang.

Geminos "Are Betrayed"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang