Angga dan Devi benar-benar sudah menjadi sangat dekat,berangkat-pulang sekolah pun bareng terus.Kemana-mana selalu berdua,Angga tipe laki-laki yang akan benar-benar nurut kepada pasangannya apalagi Devi,gadis yang sudah ia incar sejak dulu.
Namun tidak untuk Devan dan Dita,Devan masih saja bersikap cuek dengan Dita terkadang gadis itu juga heran dengan sikap Devan.Ia tidak meminta di jemput tiba-tiba sudah nongkrong di depan rumahnya,intinya kalau Dita ada kesulitan pasti Devan selalu datang tepat waktu.Laki-laki itu memang cuek namun sebenarnya perhatian.
"Anggi katanya pindah ke Smakra hari ini?"cletuk Sanca.
"Iya"jawab Angga,laki-laki itu sedang ngadem di bawah AC kelasnya,kelas mereka baru saja selesai olahraga.
"Kat-
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Siswa-siswi kelas IPS 1 pun duduk di kursinya masing-masing karna ada pak bilyar selaku wali kelas dan di belakangnya di ikuti gadis bernama Anggi itu.
"Hari ini kita kedatangan murid baru,silahkan kamu boleh perkenalan"ucap pa Bilyar.
Anggi mengangguk.
"Hai!perkenalkan nama gue Anggi"
"Hai Anggi!"balas mereka semangat.
"Oke,Anggi bisa duduk di sebelah Sean"perintah pa Bilyar.
Anggi pun berjalan ke arah tempat duduk yang di tunjukan pa Bilyar.
"Ini jam pelajaran siapa?"tanya pa Bilyar.
"Jamkos pak,gurunya lagi sakit tapi kita udah di kasi tugas dan sudah selesai,tadi juga habis olahraga"jawab Tiya selaku sekretaris.
"Baik,jangan ribut.Saya keluar dulu"pamit pa Bilyar dan keluar dari kelas itu.
Suasana kelas kembali ke semula,banyak siswi yang langsung berkenalan dengan Anggi sementara Kai and the geng tetap di posisi mereka yaitu ngadem.
"Kelas nya Devi dimana?"tanya Anggi kepada Sean.
"Di bawah pas sebelah tangga"jawab Sean.
"Lo kenapa pindah?"tanya Sean.
"Disuruh pindah sekolah sama ibu biar berangkatnya sama Angga"jawab Anggi.
"Sayangnya Angga udah sering bolak-balik sama Devi"kata Sean.
"Maksud lo?"
"Ya,Angga suka sama Devi dan begitu juga sebaliknya,mereka kemana-mana selalu berdua"
"Mereka udah pacaran?"
"Ntahlah,Gue harap lo ga bakalan jadi apa yang gue pikirin sekarang"Jawab Sean.
"Maksud lo apaan sih?"
"Buat PR"Sean lalu berdiri dan bergabung dengan Kai mereka pun ngobrol santai,Anggi pun mendekati Angga.Angga berdiri dan mengajak Anggi keluar kelas.
Mereka berdua kini sudah ada di koridor sedang berjalan-jalan saja,memperkenalkan lingkungan Smakra kepada Anggi.
"Lo beneran udah pacaran sama Devi?"tanya Anggi.
"Lebih tepatnya mau"jawab Angga.
"Jangan bilang lo pindah kesini karna di suruh bunda biar berangkatnya bareng gue terus?"tebak Angga.
Anggi mengangguk.
"Bukannya gue gamau nganter,tapi gue udah ada Devi,Ngii lo ngertilah-
"Disuruh ngerti apa lagi?semua perhatian lo sekarang udah alih ke Devi,perilaku lo juga udah beda banget sama gue,Ngaa.Gue disuruh ngertiin apa lagi!"potong Anggi emosi.
"Lo siapa?sebagai apa di hidup gue?"tanya Angga mampu membuat Anggi terdiam kaku.
Anggi terdiam beberapa detik.
"Lo kok gitu sih-
"Gitu apa?lo selalu menuntut kebahagiaan lo di diri gue,lo cuma mikirin diri lo sendiri Nggi.Di depan orang-orang seorang Anggi Ramandita yang katanya baik,sopan,menghargai orang banget,terus apa lagi?di depan gue?lupa kali sama semua kata-kata itu"potong Angga.
"Gue berasa kerja rodi sama lo,asal lo tau"kata Angga lalu pergi.
Anggi menatap punggung Angga yang semakin menjauh gadis itu mengepalkan tangannya kuat-kuat.
"Ini semua gara-gara lo!kalo aja lo ga datang kehidup gue,ga akan terjadi kaya gini"
**
Bel pulang sudah berbunyi,Devi dan Devan pun sudah keluar kelas mereka sedang berjalan beriringan.
"Katanya Anggi pindah kesini"ucap Devan.
Devi menganggkat bahunya tak tau.
"Kamu mau pulang bareng Angga?"tanya Devan.
"Iya,Abang sama kak Dita kan?"tanya balik Devi.
Devan menggeleng"Dita sakit,Abang ada urusan basket.Kamu duluan gih"jawab Devan sembari mengusap kepala Devi.
"Yaudah aku duluan ya bang"pamit Devi.
Devan mengangguk sembari tersenyum"Hati-hati"
Devi menjawabnya dengan acungan jempol.
Devi berlari menuju parkiran dengan penuh semangat ia tak sengaja menabrak seseorang.
"Aduh.."
"Eh Astagfirullah,maaf kak"
Devi membantu gadis itu berdiri.
"Loh Anggi?"
"Eh Devi"
"Wah jadi beneran kamu pindah kesini?"tanya Devi.
Anggi mengangguk.
"Maaf ya,ga sengaja"kata Devi.
"Iya gapapa kok santai aja"ucap Anggi.
"VI,YOK BALIK"teriak Angga dari ujung koridor.
"SEBENTAR,BANG!"balas Devi hendak berlari,namun..
"Aw..kaki gue"
"Masih sakit kak?tadi katanya gapapa"heran Devi.
"Sakit banget Vi"ucap Anggi.
Angga mendekat.
"Ayo"ajak Angga.
"Em..bang,mending antar Anggi saja.Kakinya sedang sakit tadi aku ga sengaja nabrak Anggi"balas Devi.
Angga melirik ke Anggi lalu membuang nafas pasrah.
"Lo sama siapa?"
"Abang Devan,dia belum pulang kok"jawab Devi.
"Yasudah,gue balik duluan ya?lo gapapa kan?"
Devi menggeleng sambil tersenyum.
Angga membantu Anggi berdiri dan juga berjalan,Devi pun langsung pergi ke lapangan basket untuk menyusul Devan.
"Baru permainan pertama Devi Maldani"
***
~TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Duo Twins Kampret![✓]
Ficção Adolescente"Anggap aja omongan mereka angin lalu,gausah dengerin.Percaya deh mereka itu cuma iri,gapapa itu emang sifat manusia tinggal kamunya aja gimana hadapin mereka" #Start,30 oct 2020
![Duo Twins Kampret![✓]](https://img.wattpad.com/cover/210467549-64-k340304.jpg)