31. Cara Main

1.1K 130 4
                                        

Rasya's House, Jakarta

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rasya's House, Jakarta.
Monday, 28 November 2016.
07.38 PM.
-----------------------------------------------

Rasya menatap pantulan dirinya sendiri di cermin dengan tatapan tak percaya, terutama pada benda yang tergantung di lehernya.

Apa-apaan ini? Kenapa ia malah tak bisa menahan senyum?!

Okay, sepertinya gadis itu sudah benar-benar gila.

Ia berbalik, menghempaskan dirinya dengan keras ke atas tempat tidur. Menenggelamkan wajahnya dalam bantal saat mengingat kejadian sore tadi.

"Jadi yang lo maksud kemarin Rasya, Bar?" Setelah hanya berkerumun disekitar Rasya dalam diam, akhirnya Nata bersuara.

"Kita tunggu yang lain dulu," sahut Bara, tak langsung menjawab pertanyaan Nata.

Tepat sekali, setelah Bara mengatakan hal itu, beberapa orang lagi masuk. Diantaranya yang Rasya kenal adalah Dika dan Adrian, sementara yang lain masih asing di matanya.

Tetapi laki-laki bermanik kehijauan itu tentu sudah ia hafal wajah datarnya, hanya saja ia belum mengetahui namanya.

Diperhatikan sedemikian rupa, Rasya hanya bisa duduk kaku, menatap tangannya yang saling bertaut. Benar-benar mati gaya.

Ruangan itu mulai penuh, entah ada berapa banyak orang yang datang, Rasya tak berani mengangkat wajahnya untuk sekedar menghitung jumlah mereka.

Tapi Bara yang melakukannya, laki-laki itu mengangkat wajah Rasya menggunakan jari telunjuknya seraya berkata, "Ini cewek gue, namanya Rasya, tiap alarm itu muncul kalian harus bisa nemuin dia, pastiin dia aman. Inget-inget wajahnya."

Rasya dapat merasakan panas menjalar di setiap sudut wajahnya, malu sekaligus canggung. Entah apa tanggapan semua orang ini kepadanya.

Merasa Bara terlalu lama mengangkat wajahnya dan sepertinya tak berniat melepaskannya dengan cepat, Rasya menepis tangannya. Membuang wajah dari orang-orang yang berdiri disekitarnya dan beralih menatap laki-laki itu.

"Gila!! Dia harus masuk RSJ!!" pekik Rasya, tenggelam dalam bantal.

Apa sebenarnya masalah Bara dengannya? Kenapa dia melakukan semua ini, dan untuk apa penjagaan super ketat seperti ini?

BARAJA [NEW VERSION]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang