25. KEPERGIAN ANANTHA

3.5K 608 167
                                        

Hola~ Hana balik lagi dengan cerita Anantha

Mian ya updatenya lama, but insyaallah Anantha bakal update tiap seminggu sekali, antara hari sabtu, minggu atau senin kali ya

Jangan lupa like, komen dan bantu hana share ke semua grup dan sosmed kalian ya ^_^

Happy Reading

❄❄❄

Suara deru mesin motor terdengar membuat Lisa yang sedari tadi duduk melamun di teras rumah pun bangkit menghampiri Axel dengan langkah tergesa-gesa.

"Gimana? Kamu udah nemuin Ana?" tanya Lisa ketika Axel membuka helmnya. Axel terdiam sejenak lalu menghela napas panjang.

"Belum, Ma" jawaban Axel melemaskan bahu Lisa. Tanpa berkata apapun lagi Lisa berbalik memasuki rumah dengan langkah lesunya.

Axel menatap punggung Lisa dalam diam. Hatinya meremas lagi melihat tubuh lemah itu. Sudah dua bulan sejak hilangnya Anantha di hari itu, mamanya jadi uring-uringan mencari keberadaan Anantha hingga lupa makan dan berakhir jatuh sakit. Berat badannya pun berkurang drastis, membuat kekhawatiran Axel semakin bertambah memikirkan keadaan Lisa.

Ini salahnya karena Axel sembarangan mengungkit masalah penyakit Anantha hari itu hingga Anantha pergi menghilang tanpa jejak.

Dilihatnya Lisa yang menangis di sofa ruang tamu, tempat dimana biasanya Anantha duduk saat gadis galak itu masih ada disini.

Hati Axel teriris lagi melihat mamanya menangis. Axel paling benci melihat perempuan menangis, dan melihat Lisa menangis seperti ini malah membuat rasa bersalah Axel semakin besar.

Mengetahui Anantha hilang dihari itu membuat Lisa murka padanya hingga mendiaminya selama hampir setengah bulan. Lisa menolak bantuannya untuk mencari Anantha karena Axel-lah penyebab Anantha pergi. Sampai akhirnya Lisa yang sudah kelelahan pun jatuh pingsan. Pencarian akhirnya diserahkan sepenuhnya oleh Axel sendiri.

Axel menghampiri Lisa dan berjongkok di hadapannya, meraih kedua tangan Lisa untuk digenggamnya. Axel mengecup punggung tangan itu lembut dan merebahkan kepalanya dipangkuan Lisa.

"Maafin Axel, Ma"

"Kamu harus cari Anna sampe dapet, Axel. Mama gak mau terjadi sesuatu sama dia ..." lirihnya sesegukan. Lisa menggigit bibir bawahnya ketika pemikiran liar menghampiri otaknya.

"Apa dia udah ...." Lisa kembali terisak sebelum menyelesaikan kalimatnya. Tidak sanggup melanjutkan kata yang ada dipikirannya. Lisa tidak mau hal itu sampai terjadi pada Anantha. Lisa terlalu sayang pada Anantha.

Jika seandainya saja waktu bisa diputar kembali, Axel ingin kembali dan man menyelamatkan Anantha dari awal. Membujuknya untuk melakukan operasi dan menemaninya sampai gadis itu benar-benar sembuh. Axel juga sama terlukanya dengan Lisa yang seperti kehilangan putrinya. Axel kehilangan separuh dunianya yang sudah Anantha renggut darinya.

'Lo dimana sih, Tha?' ujar Axel dalam hati.

Arga memasuki kamar yang sudah beberapa tahun ini tidak lagi ditempati si pemilik. Arga terdiam memperhatikan seluruh isi kamar yang masih tertata rapih. Selain asisten rumah tangga, Arga juga kerap kali membersihkan kamar ini kalau-kalau Anantha berubah pikiran dan pulang ke rumah ini.

Kedua sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman ketika mengingat masa lalu indahnya bersama Anantha yang indah. Arga sadar sekarang jika adiknya itu begitu berarti untuknya.

ANANTHA- I'm Fine (Save Me)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang