Berawal dari surat cinta milik sahabatnya yang dia masukkan ke locker yang salah, Chisana Adijaya - siswi SMA Garuda yang terkenal seantero sekolah sebagai "wings love" itu berakhir terjebak kontrak dengan si pemilik locker, Tivan Bramiwana - siswa...
Jangan lupa klik ⭐ dan tinggalkan komentar kalian juga yaaaa...biar aku makin semangat nulis🙏🏻
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🦋
🦋
🦋
🦋
"C-chisa?" Bima gelagapan melihat Chisa.
Chisa mengalihkan pandangannya ke gadis yang berada disamping Bima sekarang. Fokusnya tertuju pada tangan Bima yang menggandeng tangan gadis itu. Melihat arah pandang Chisa yang tertuju ke tangannya, Bima sontak melepas genggamannya.
"C-chis, ini gak seperti yang lo kira. Please, jangan salah paham dulu." Bima berusaha meyakinkan kekasihnya itu.
Mata Chisa memerah. "Tadi lo nge-chat katanya lo mau jemput gue. Tiga puluh menit gue nungguin lo di depan gerbang sekolah, tapi lo gak datang-datang juga. Itu semua karena lo keasikan sama cewek ini?!" Chisa meninggikan intonasi suaranya.
Bima menggenggam tangan Chisa. "Please, lo tenang dulu, ya. Makanya dengerin penjelasan gue dulu. Jangan langsung berasumsi."
"Maksud lo? Bim, lo pikir mata gue buta?!"
"Bukannya gitu, Chis. Lo gak tau kan cewek ini siapa?"
Chisa mengernyit. "Apa maksud lo?"
Bima tersenyum hangat. Tangannya terulur ke wajah Chisa kemudian menyeka air mata yang sempat jatuh dari mata indah kekasihnya itu.
"Dia ini sepupu gue yang baru pulang dari studinya di luar negeri. Jadi lo jangan salah paham. Gue tadi niatnya pengen jemput lo, tapi mama gue minta untuk temani dia jalan-jalan sebentar. Gue nolak, tapi mama maksa. Maafin gue ya," jelas Bima.
"Sepupu? Tapi lo gak pernah cerita ke gue kalau lo punya sepupu cewek. Yang gue tau cuma cowok, anaknya Paman Dolan."
Bima menelan saliva nya. "Iya, gue gak pernah cerita ke elo. Soalnya gue gak terlalu suka ikut campur sesuatu yang bukan urusan gue," balas Bima. "Lo--- gak percaya sama gue? Lo pikir gue selingkuh? Masa iya gue selingkuh sama sepupu gue sendiri, Chis."
Tivan sejak tadi hanya diam menyaksikan drama gratis yang sedang dimainkan Bima sekarang. Sesekali ia menguap setiap kali mendengar alasan yang diberi Bima.
"Drama banget, sih. Biasanya orang kalau terlalu banyak alasan, itu artinya dia lagi bohong," celetuk Tivan dari sepeda motornya.