'Raka biantara aderald' seorang ketua geng motor terkenal dijakarta yang bernama 'Victor' memiliki ketampanan yang tidak normal dan kepintaran diatas rata rata, untuk pertama kalinya ia merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama
"Kalau kita ketemu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bunda nevy menutup mulutnya kala menerima sebuah telfon, ia langsung berlari kecil kekamar putra sulungnya
Raka, pria itu sedang tertidur diatas kasurnya. Mata bunda nevy mulai berkaca kaca, ia harus mengatakkan apa pada putranya itu
Langkahnya perlahan mendekati raka, ia mengelus rambut raka dengan lembut
"Raka" Panggil bunda nevy dengan suara yang bergetar
"Raka, bangun nak"
Raka mulai terusik karna panggilan bundanya itu, "ehmm... Bunda raka ngantuk" Lenguh raka
"Raka sayang bangun dulu, yuk. Kamu gak mau ketemu sama kanya" Ucap bunda nevy membuat raka mengerjapkan matanya beberapa kali
"Kanya ada disini bun?!" Tanya raka memposisikkan tubuhnya menjadi terduduk
"Kamu cuci muka dulu, abis itu ikut bunda" Ucap bunda nevy tidak menjawab pertanyaan raka
"Mau kemana bun?! Raka kan harus ketemu sama kanya"
"Kanya kecelakaan, sayang"
Deg!
Raka terdiam, tubuhnya menegang, bundanya tidak sedang bercanda kan?!
"Bun, jangan bercanda" Sentak raka
"Bunda gak bercanda, tadi bunda dapet kabar kalau kanya kecelakaan" Ucap bunda nevy memeluk tubuh raka
Jantung raka berpacu sangat cepat, padahal tadi ia bermimpi sedang jalan jalan bersama dengan kanya, tapi saat raka terbangun ia malah mendapat kabar yang membuat dunianya seakan terhenti
"TERUS GIMANA KANYA, SEKARANG BUN" Raka langsung mengambil kunci mobilnya asal
"Raka, kamu tenang dulu" Ucap bunda nevy
"Kanya dimana?!"
"Kanya di rumah sakit ***"
Raka langsung berlari menaiki mobilnya, "Akhhh... Bodoh, kenapa gue pake ketiduran segala sih" Raka memukul kuat stirnya, air matanya sudah mengalir ia terus berdoa agar kanya tidak kenapa napa
🍃
Wiliam, sandra, dan arya berada depan diruang oprasi yang sedang menangani kanya, bahkan inti ravagos saja hadir mereka sangat khawatir karna mereka yang mengajak kanya untuk ikut berkumpul di cafe
"Felicia..." Lirih wiliam
"Tenang mas, feli pasti baik baik aja" Ucap sandra
"Maafin mamah, harusnya mamah bisa lebih cepat nyelametin kamu" Gumam alana sambil meremas rambutnya
"Mah, jangan nyalahin diri mamah sendiri" Ucap anaya sambil memeluk tubuh alana
Arya menatap pintu ruang operasi dengan pandangan yang kosong, "padahal tadi kita masih bisa bercanda, gue masih bisa ngeledekin lo"