97. sampai akarnya

952 87 2
                                        

Kanya turun dari motor raka, ia membuka helm yang dikenakkannya kemudian merapihkan rambutnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kanya turun dari motor raka, ia membuka helm yang dikenakkannya kemudian merapihkan rambutnya

Raka yang melihat itu terkekeh gemas
Ia dengan jahilnya malah mengacak ngacak rambut kanya, membuat kanya menatapnya tajam

"Sumpah ya, jail banget lo jadi orang" Ucap kanya sambil mendengus pelan, sedangkan raka semakin terbahak melihat wajah kesal kanya

"Iya iyalah orang, yakali setan" Ucap raka

"Siapa tau blasteran, setengah setan setengah orang" Kanya terkekeh

"Mana ada sih setan blasteran"

Raka merangkul bahu kanya sambil berjalan memasuki sekolah

"Ke kantin dulu ya" Ajak raka

"Emm... Yaudah deh, buruan" Ucap kanya

"Ayo... Ayo... Ayo" Raka berjalan dibelakang kanya sambil memegangi kedua bahu kanya, sedangkan kanya hanya terkekeh pelan

Mereka duduk disalah satu meja, kebetulan kantin tidak ramai jadi nasih banyak meja yang kosong

"Mau pesen apa?!" Tanya raka

"Cireng aja lah, aku udah kenyang" Jawab kanya

"Jangan cireng deh, yang lain aja ini masih pagi"

"Jus mangga aja, tapi jangan pake mangga" Raka mengkerutkan dahinya, sedangkan kanya sedari tadi sudah menahan tawanya

"Jangan pake mangga?!"

"Iya ganti sama strowberry aja"

Raka mendengus pelan "itu namanya jus strowberry"

"Ya jus mangga lah, kan aku bilangnya pesen jus mangga tapi diganti sama strowberry"

Raka menatap malas kanya, sudahlah lebih baik dia langsung memesan makanan saja

"Tunggu sebentar, ya" Ucap raka kemudian pergi ke stand makanan

Kanya menunggu sambil bermain ponsel, ia menscrol instagram tiba tiba ada sebuah notif yang masuk, kanya langsung membuka pesan itu

|Reza
Lo selamat kemarin, tapi ngga untuk lain waktu. Jadi, jangan merasa menang dulu

Raka yang baru datang sambil membawakkan jus permintaan kanya, langsung merebut ponsel gadis itu setelah membaca pesan dari reza

Kanya tersentak dan hendak mengambil ponsepnya kembali tapi melihat raut wajah raka ia langsung mengurungkan niatnya

"Dia masih sering ngechat kamu?!" Tanya raka dengan emosi tertahan, rahangnya sudah mengeras dan tangannya sudah terkepal kuat

"N-ngga" Jawab kanya

Raka menatap kanya dalam, tiba tiba ia langsung memeluk kanya dengan erat, membuat kanya  mengkerutkan dahinya

kanya story | ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang