'Raka biantara aderald' seorang ketua geng motor terkenal dijakarta yang bernama 'Victor' memiliki ketampanan yang tidak normal dan kepintaran diatas rata rata, untuk pertama kalinya ia merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama
"Kalau kita ketemu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kanya berada dimarkas ravagos, ia meminta seluruh anggota ravagos untuk datang
"Lo mau ngomong apaan, nya?!" Tanya kevin
Kanya belum menjawab ia menatap egi dengan tatapan yang tidak bisa diartikkan
"Egi, diki, fatir. Apa yang kalian lakukan tanpa sepengetahuan kita?!" Tanya kanya
"K-kita gak ngelakuiin apa apa, tadi itu vict--"
"Kemaren lo bilang lo di kroyok bukan sama anggota victor?!" Potong kanya
"I-iya"
"Yakin?!"
"Nya, lo mau ngomong apa sih?! Ngomong lebih jelas" Ucap raga
"Kasih tau yang sebenernya terjadi" Ucap kanya pada ketiga pria yang hanya menatap kanya takut
"Lo yang ngasih tau atau gue?!" Mereka masih diam tidak ada tanda tanda ingin menjawab pertanyaan kanya
"Ok, biar gue yang ngasih tau. Sebenernya kemaren mereka itu babak belur bukan karna dikroyok sama victor tapi mereka ngebantuiin feros yang lagi berantem sama victor" Jelas kanya membuat mereka menatap egi, diki, fatir
"Victor bohong, nya. Kita emang dikroyok sama mereka" Ucap egi
"Dengan alasan apa mereka bohong sama gue?! Mereka gak tau kalau gue queen ravagos, jadi sekarang siapa yang bohong?!" Mereka terdiam yang dikatakkan kanya itu memang benar
"LO GAK PERCAYA SAMA KITA, lo lebih percaya sama victor?! Lo belaiin mereka karna raka itu pacar lo kan?!" Ucap egi meninggikkan suaranya
"Gue gak ngebela victor ataupun lo, disini gue jadi queen ravagos, gue cuma nyari kebenaran"
"Itu sama aja lo gak percaya sama kita, lo itu queen ravagos harusnya lo lebih percaya sama kita dari pada mereka" Ucap diki
"STOPPP... Bubar semuanya, inti ravagos akan diskusiin ini dulu, jangan ngebales ataupun bertindak sendiri, tanpa sepengetahuan kita" Ucap sekar yang sedari tadi diam
Inti ravagos memasuki ruangan khusus untuk mendiskusikkan ini semua, dan beberapa anggota ada yang telah pergi
"Gi, kita harus kasih tau gavin kalau mereka udah mulai curiga" Bisik fatir
"Ayo, kita pergi kemarkas feros"
Inti ravagos duduk di meja bundar, mereka masih saling diam tidak ada yang memulai pembicaraan
"Kanya?! Coba lo jelasin secara rinci lagi apa maksud lo tadi?!" Tanya erlan
"Pertama, kemarin mereka ngadu katanya mereka dikroyok sama victor bukan?! Tapi kenyataanya ngga, mereka yang mulai duluan. Kedua, raka ngeliat beberapa anggota ravagos gabung sama feros" Jelas kanya