" 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚍𝚒𝚒𝚗 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚙𝚊𝚌𝚊𝚛 𝚔𝚊𝚖𝚞 " -𝙽𝙲𝚃
-
kelanjutan cerita [ the story with nct ]
kalo mau nyambung ya baca ^ dulu.
kisah absurdmu bersama 23 laki-laki yang menjabat sebagai pacarmu.
⚠️ !
tidak ada sangk...
kejadian di dua tempat tadi berhasil membuat pikiran kamu berantakan, buktinya saat ini kamu sedang dimarahi oleh pak Xiumin karena ketahuan melamun saat pelajaran.
"kamu ini jangan melamun kalo saya sedang menerangkan, saya merasa sangat tidak dihargai disini rasanya perjuangan saya sia-sia saja seperti saat saya memperjuangkan dia, sakit tau " ucap pak Xiumin panjang kali lebar pagi tinggi, kamu hanya mengangguk sambil meminta maaf.
dramatis sekali.
"saya minta maaf pak"
"udah napa pak marahin Yn, apa bapak gatau kalo Yn juga pasti punya banyak beban hidup. emangnya yang punya beban hidup cuma bapak?" Yuta membela.
"kamu berani menceramahi saya, Yuta?" pak Xiumin kesal.
"saya hanya menasehati bapak, agar tidak terjerumus ke dalam lubang setan, kalau saya tidak menasehati bapak ntar saya juga dapet dosa pak karena membiarkan sesama manusia mengambil jalan yang salah"
Yuta tumben bijak.
karena pembelaan Yuta akhirnya pak Xiumin terdiam dan kembali mengajar. sekuat itulah aura Yuta. aung
huft
"Yn kamu kenapa bengong terus hm?" tanya Yuta.
"enggak apa-apa"
"Kunti! lo apain Yn dah? tadi kan terakhir sama lo" Yuta mendelik ke arah Kun.
Kun menggigit bibirnya dalam, entah kenapa setelah mengatakan cinta kepadamu. Kun jadi malu-malu kucing sama kamu. "tadi—"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kun gak apa-apain aku kok" potong kamu cepat karena Kun malah senyum-senyum, DAN ITU GEMOI BANGET !
"kalo kamu diapa apain sama Kun atau yang lain, bilang aku ya" kamu hanya mengangguk saja.
"Yn, pulang ngampus sama siapa?" tanya Yuta.
"enggak tau sih, tapi mungkin nanti aku telfon pak Cho buat jemput, kenapa emangnya?"
"nanti pulang ngampus bareng aku ya, ada yang mau aku omongin" Yuta mencurigakan.
"boleh deh"
"pada ngomongin apa?" tanya Kun.
"kaga, gausah kepo" Yuta sensi.
.💚.
sesuai perkataan Yuta tadi, ia mengantar kamu pulang. walau tadi sempat berdebat dengan Kun serta yang lain. dan akhirnya perdebatan di menangkan oleh Yuta.
mari beri tepuk kaki.
"Yn!" panggil Yuta sedikit berteriak karena ia memakai helm, takut kamu tidak mendengar.
"kenapa Yuta?" tanyamu mendekatkan kepala ke pundak Yuta.