Gedoran di pintu bilik toilet mengejutkan Adit dan membuatnya menengadah. “Lagi ada orang di dalam!” serunya dari dalam untuk memperingatkan. Tampaknya yang menggedor tadi mengerti dan pindah ke bilik sebelah.
Celakanya, tanpa disadari Adit, Rina tiba-tiba membuka kunci pintu dan keluar begitu saja, masih dengan langkah yang terhuyung-huyung. Adit sontak langsung mengejarnya keluar. Untung saja tidak ada siapa-siapa di area wastafel waktu dia keluar dari bilik toilet.
Rina yang masih terpengaruh oleh kejadian di toilet tadi, merasa kesal karena bibir Adit yang tiba-tiba menghilang dari hadapannya. Dengan bibir yang masih membengkak, Rina berjalan mencari apa yang diingininya. Karena pusing dia berjalan perlahan sambil memejamkan mata.
Baru beberapa langkah saja, tiba-tiba langkahnya terhenti karena baru saja menubruk badan seseorang. Dia meraba badan yang sedang ada di depannya. Dengan tak memikirkan tingkahnya yang sudah di luar batas, tangan Rina menangkup wajah seseorang di depannya dan langsung saja menempelkan bibirnya di bibir orang asing itu.
.
Sam tadinya berniat mencari Rina dan melihat keadaannya. Dia kuatir wanita itu terlalu mabuk untuk menemukan di mana toilet berada. Salahnya memang tidak memberitahu bahwa yang diminum sahabatnya tadi adalah alkohol. Dia pikir Rina butuh alkohol sedikit untuk meredakan rasa tegangnya. Namun dia tak menyangka, wanita itu meminum terlalu banyak untuk pemula sepertinya dan terlihat langsung mabuk setelahnya.
Untungnya… Sam tak perlu berjalan lama untuk menemukan Rina. Wanita itu terlihat berjalan terhuyung-huyung ke arahnya dan langsung menabraknya. Sam sebenarnya ingin bertanya tentang kondisi wanita itu. Tapi tanpa disangka… Rina, entah sedang kesurupan apa, tiba-tiba saja mengecup bibirnya.
Sam terkejut bukan main. Sepuluh tahun lebih dia mengenal sahabatnya ini dan dia bahkan belum berani menyatakan perasaannya pada wanita itu. Dia selalu menunggu waktu yang tepat dan berencana mendekati wanita itu perlahan-lahan. Namun sahabatnya itu kini justru yang melangkah duluan dan melakukan hal yang tak diduganya pada bibirnya.
Sebenarnya tidak hanya Sam saja yang terkejut. Semua orang yang menyaksikan tontonan menarik itu, juga sama terkejutnya. Semua termasuk Adit. Dia bahkan memincingkan matanya untuk memastikan apa yang dilihatnya hanyalah mimpi.
Adit ingin mendatangi Rina dan menariknya menjauh dari Sam. Dia tak suka bibir yang baru saja menyentuhnya, sekarang menyentuh bibir pria lain. Tapi sorak sorai para tamu menghentikannya.
Jimmy dan istrinya juga ikutan menghampiri kerumunan itu dan menyaksikan apa yang terjadi. Keponakan mereka yang terkenal tenang dan melakukan segala sesuatu dengan terperinci dan terencana dulu, bisa memberikan hal yang mengejutkan begini di tengah-tengah pesta ulang tahun pamannya.
Mendengar tepuk tangan dan suara sorak sorai, Sam menarik kepalanya dan memandang para tamu dengan salah tingkah. Dia tak tahu harus berkata apa untuk menjelaskan ini semua.
Ketika itulah Rina tiba-tiba limbung ke depan dan jatuh tak sadarkan diri. Untung saja Sam bisa menangkap tubuh wanita itu sebelum jatuh ke lantai. Secepat kilat, dia menggendong tubuh Rina dan melarikannya ke kamar atas untuk dibaringkan di sana.
Tentu saja… para tamu seketika bergosip sana sini setelah menyaksikan semua kejadian itu.
Ada yang bilang kalau Sam mengecup Rina di hadapan publik untuk mengumumkan pertunangan mereka yang mendadak. Ada pula yang beranggapan pingsannya Rina tadi karena sudah mengandung anak Sam. Apapun isi gosip yang tersebar, intinya semuanya berpendapat bahwa Sam dan Rina akan menikah dalam waktu dekat.
Pipi Adit terasa tertampar saat mendengar itu. Entah kenapa semua yang terjadi hari ini terlalu spektakuler dan luar biasa membuatnya bingung. Dengan linglung, dia menghampiri meja besar yang penuh minuman dan menegak beberapa gelas minuman yang ada di sana.

KAMU SEDANG MEMBACA
MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
RomanceApa yang akan terjadi jika cinta dan benci dari masa lalu menyapa kembali setelah sepuluh tahun berlalu? Rina Wibowo sungguh tak menyangka dia akan kembali bertemu dengan Aditya Harsono, pria yang pernah menjadi mantan pacarnya sekaligus mimpi buruk...