Ivona mematung di tempatnya, dia menatap dinding kamar yang dipenuhi dengan foto perempuan yang sangat dirinya kenal.
"Sayang," panggil Dante yang membuat Ivona tersentak.
Ivona segera membalikan badannya saat mendengar suara Dante di belakang tubuhnya. Wanita itu seketika menjadi panik tatkala dirinya ketahuan.
"Kenapa kamu di sini?" tanya Ivona.
"Harusnya aku yang bertanya padamu, kenapa kamu ada di sini?" Dante mendekati Ivona, membuat wanita itu dengan cepat mundur.
"Ada apa denganmu?" tanya Dante bingung melihat tingkah Ivona.
"Apa maksud dari semua ini?" tanya Ivona menunjuk foto yang berada di dinding.
Ivona nyaris pingsan saat melihat banyak sekali foto dirinya yang terpajang di dinding kamar. Bahkan kebanyakan foto-foto saat Ivona masih SMA.
"Aku mengenalmu dari dulu."
"Kenapa aku tidak mengingatnya? Jangan bercanda Dante!" seru Ivona.
"Aku tidak bercanda," sahut Dante yang kini berjalan menuju ranjang, dia menyuruh agar Ivona mendekat padanya.
Lalu dengan langkah pelan, Ivona berjalan ke arah Dante. Saat sudah sampai di depan pria itu, Dante segera menuntun Ivona untuk duduk di ranjang.
"Apa kamu penasaran?"
"Sangat." Ivona menjawab cepat, dia ingin mendengar cerita dari Dante.
Dante akhirnya kembali mengingat di mana dia begitu tergila-gila pada Ivona.
Beberapa tahun yang lalu.
SMA Rancasakti.
Dante menghela napas saat melihat sekolah barunya, ini kali ketiga dia berpindah sekolah lagi.
Meski dirinya orang kaya, Dante lebih memilih berpakaian sederhana, dan berpenampilan layaknya anak cupu. Terdengar aneh memang, kenapa pula Dante harus berpura-pura seperti itu.
Disaat anak-anak lainnya dengan bangganya memamerkan mobilnya, Dante hanya berangkat menggunakan sepeda. Kehidupan ini lah yang membawa Dante menjadi bully-an
Mereka mem-bully Dante karena bisa masuk ke dalam sekolah elit, padahal Dante terlihat seperti orang tidak mampu.
"Belikan gue makanan di kantin," kata Ramon, salah satu anak nakal di sekolahnya.
Dante menghela napas lelah, dia hanya ingin kehidupan sekolah yang biasa, tanpa adanya gangguan seperti ini. Namun, keinginan itu harus dia kubur dalam-dalam.
"Cepat, sialan!" bentak Ramon. Murid lainnya hanya tertawa melihat itu, tidak ada rasa iba ataupun kasihan.
"Sayang," panggilan manja dari Daisy, pacar Ramon. Mereka berdua memang cocok, karena sama-sama menyebalkan dan suka menindas para murid lemah.
"Belikan gue makanan juga," kata Daisy pada Dante, yang langsung diangguki oleh pria itu.
"Cepat belikan makanan untuk pacar gue juga!" Ramon lagi-lagi membentak.
Brak.
Semua murid yang berada di kelas seketika terkejut. Siswi dengan wajah yang sangat cantik baru saja masuk ke dalam kelas, cewe ini masuk ke dalam kelas dengan langkah percaya diri.
Banyak sekali yang berbisik-bisik saat siswi cantik itu lewat.
"Ivona memang cantik," bisik salah satu siswa ketika Ivona lewat di sebelahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Over You 21+[END]
Romance[PART LENGKAP] Dipaksa menikah dengan mantan pacarnya, bukan salah satu tujuan di dalam hidup seorang Ivona, dia benar-benar tidak menyukai lelaki yang berstatus sebagai mantannya itu. Pantang baginya mengulang kisah cinta dengan orang yang sama, k...
![Crazy Over You 21+[END]](https://img.wattpad.com/cover/270978149-64-k830708.jpg)