Glendia Aruna. Gadis berusia 24 tahun itu percaya kesialan gagal menikah yang ia alami adalah karma buruk atas perbuatannya pada seorang lelaki bertahun-tahun silam. Saat dia diberi kesempatan untuk meminta maaf pada lelaki tersebut, ternyata ada ha...
Aruna membanting tas miliknya ke ranjang ketika ia sampai di kamar. Gadis itu benar-benar kesal pada Jevin. Tapi lebih dari itu, rasa sedih lebih mendominasi hatinya saat ini. Bagaimana tidak, Aruna kira saat ia bertemu kembali dengan Jevin batinnya akan lebih tenang karena bisa mendapatkan maaf dari lelaki itu. Tapi jangankan mendapatkan maaf, Aruna bahkan tidak diberikan kesempatan untuk mengucapkan kata tersebut. Sebaliknya Jevin justru mengatakan sesuatu yang menyakiti hati Aruna.
Walaupun Aruna juga sadar jika dirinya pantas mendapatkan perlakuan seperti itu dari Jevin, tapi hatinya tidak bisa dibohongi kalau dia merasa sedih. Aruna yakin ini yang Jevin rasakan dulu saat dia bersikap buruk pada lelaki itu. Dan sekarang Aruna rasa ini adalah pembalasan dari Jevin. Jevin bahkan men-skakmat Aruna dan tidak memberi kesempatan untuknya melakukan pembelaan. Lidahnya begitu kelu saat Jevin menuduh kalau apa yang Aruna ucapkan tadi adalah bullshit semata.
Aruna menenggelamkan wajahnya di bantal dan menghentak-hentakan kakinya ke kasur. Dia juga memukul-mukul boneka beruang miliknya, menganggap itu adalah Jevin untuk meluapkan kekesalannya.
"Gue benci lo, Jev!" ucapnya kesal. "Hate you to the moon and back! And back to the moon again!"
***
Dapatkan versi lengkap Chapter 32, 33 dan 34 di Karyakarsa!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wae : kenapa (Korea)
A/N : As always gimana pendapat kalian tentang chapter ini?