Chapter 32

1.6K 293 53
                                        

Mbak Yesi kembali tertawa saat Aruna dan dirinya sampai di meja tempat mereka biasa makan siang. Leo sudah pergi dari sana beberapa saat yang lalu. Aruna yakin lelaki itu pasti malu setelah banyak orang menertawakannya. Apalagi kabar perselingkuhannya sudah menyebar di kantor Aruna.

"Lo liat tadi mukanya Leo nggak? Malu banget pasti dia tuh," ujar Mbak Yesi yang ikut senang melihat Aruna mempermalukan Leo. Sebagai teman dia juga ikut sakit hati dengan perlakuan Leo pada Aruna.

"Nggak semalu apa yang gue alami," sahut Aruna. Jika dibandingkan dengan malu yang Aruna dan keluarganya rasakan, itu tadi tidak ada apa-apanya.

Mendengar perkataan Aruna, Mbak Yesi seketika menghentikan tawanya. "Sorry, Na. Gue nggak bermaksud ngebuat lo nginget-inget..."

"Iya gue tahu kok, Mbak," potong Aruna cepat saat Mbak Yesi salah mengartikan responnya. "Mbak gue pengen tanya sesuatu, deh," lanjut Aruna tak ingin membahas soal Leo dan kegagalan pernikannya lama-lama.

***

Dapatkan versi lengkap chapter 32, 33 dan 34 di Karyakarsa!

Dapatkan versi lengkap chapter 32, 33 dan 34 di Karyakarsa!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Back To School✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang