Langit sudah gelap dan jam menunjukkan pukul tujuh malam. Yuri dan Haruto duduk di halaman depan studio dance tempat Yuri berlatih. Jadi, setelah dari uks Haruto berniat menemani Yuri latihan.
"tadi lo bagus banget latihannya, gue yakin besok pas lo tampil bakalan keren,"Haruto.
"ah bisa aja lo, tapi makasih ya lo udah nemenin gue latihan. Padahal nggak perlu lo nemenin gue,"
"nggak papa lah ri, kita kan jarang pergi bareng,"
"iya yah, oh iya lo di rumah nggak sering makan ramen lagi kan,"ucap Yuri dengan penasaran.
"lo nggak usah khawatir, gue udah bisa masak masakan lain kok,"
"wih keren, gue mikirnya ya lo tiap hari masak itu itu aja yang pernah gue ajarin,"ucap Yuri sambil tertawa.
"lah ngeledek lo, gue di ajarin masak sama bibi,"
"oh gitu, sekarang bibi di rumah lo sering dateng ya,"
"heem, dia bantu - bantu gue masak,"
Di sela - sela mengobrol, ponsel Yuri pun berdering.
"halo"
"..."
"sekarang dimana"
"..."
"oke gue kesana sekarang"
Tut
"kenapa ri, kok muka lo panik,"Haruto.
"jihoon kecelakaan to, gue mau nyamperin dia di rumah sakit,"
"yaudah gue anter,"
Haruto pun menaiki dan menyalakan motornya. Setelah Yuri duduk di belakang, Haruto pun mengendarai motornya menuju rumah sakit yang dimaksud.
Di tempat lain, tempat Jeongwoo dan Yedam balapan.
Mereka sudah menjalankan aksinya sekitar sepuluh menit yang lalu.
"wah keren woo, lama nggak balapan tapi cara main lo nggak turun,"ucap Jeno.
"oh jelas dong, selama nggak balapan kan gue tetep latihan,"Jeongwoo.
"latihan dimana,"Haechan.
"tiap pagi gue manasin motor keliling komplek sambil ngebut, lo nggak tau kan tiap pagi gue pasti kena omel emak - emak komplek yang lagi belanja,"
"lah seriusan lo,"ucap Jeno sambil terkekeh.
"bener tu, malah pernah waktu itu dia di lempar tomat sama emak - emak,"sahut Yedam.
"ya lagian lo kebut - kebutan di komplek woo,"Haechan.
"ya dari pada gue kebut - kebutan di jalan raya, yang ada gue langsung di angkut ke kantor polisi entar masuk tv, acara apa tu yang ada polisi nya,"Jeongwoo.
Drrrt...drrrtt
Ponsel Yedam berdering.
"halo"
"..."
"hah, kok bisa"
"..."
"yaudah gue otw kesana"
Yedam memutuskan panggilan.
"gue cabut ya, mau ke rumah sakit,"ucap Yedam sambil menaikin motornya.
"ngapain lo ke rumah sakit,"Jeongwoo.
"bang jihoon kecelakaan,"Yedam.
"hah seriusan lo, gue ikut lah kalo gitu,"Jeongwoo.
KAMU SEDANG MEMBACA
LONG LOVE WITH PARK JIHOON
Genç Kurgu"aku nggak mau putus sama kamu ji, apapun alasannya. Aku sayang sama kamu,"ucap Yuri
