27. ATHALA, MALAM DAN BULAN

7.3K 306 113
                                        

Tidak ada yang bisa mengerti mu selain dirimu sendiri.

Happy reading

Jomber ( Jomblo berkualitas )

6 online

Bagas Pradipta:

Ijal Yazid Bustomi:Mau menua bersama ya Gas? 👨‍❤️‍👨

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ijal Yazid Bustomi:
Mau menua bersama ya Gas? 👨‍❤️‍👨

Athala Abraham:
Yang gay out.

Ijal Yazid Bustomi:
Bukan gue sih.

Bagas Pradipta:
Ampun bang jago.

Alan Jackson:
Perasaan lo pada on mulu.

Bagas Pradipta:
Biasa Al, orang nolep.

Reja Geovano Mahendra:
Jam sgini mau ngapain anjir.

Nail Fadhil:
Ngepet aja mau gak?

Bagas Pradipta:
Bagus tuh, Ijal jadi babinya.

Athala Abraham:
Daging Ijal gak higenis.

Alan Jackson:
Mau ketawa tapi males.

Reja Geovano Mahendra:
Orang humornya tinggi mah beda.

Ijal Yazid Bustomi:
Asalkan kalian bahagia, gue tertekan.

Bagas Pradipta:
Jujur gue kasian Jal.

Ijal Yazid Bustomi:
Lo emang setia kawan sih.

Bagas Pradipta:
Tapi boonk!

Ijal Yazid Bustomi:
Bagasat!

Merasa bosan memegang handphone dan hanya saling mengirim pesan, Athala mematikan handphone tersebut yang bergambar Apple dibelakang nya. Kemudian ia menuju rak lemari untuk mengambil jaket, dia akan keluar mencari udara segar.

***

Setelah berhari-hari Thalia belajar untuk olimpiade, akhirnya hari itu akan  tiba. Gadis itu akan pergi ke Bogor dengan Shaka. Dia juga sudah diizinkan libur tiga hari dalam rangka olimpiade sains nasional ini.

"Baju udah, celana juga udah. Buku-buku yang mau dipelajari juga udah beres semua," gumam Thalia merasa masih ada yang kurang.

"Chikki!"

Gadis itu lalu keluar kamar dan melihat Tasya-Mamanya di ruang tamu yang sudah terlelap disamping Thania. Namun, anak kecil itu belum juga tidur. Tangannya menggenggam satu botol susu yang masih terisi.

ATHALA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang