Segala persiapan sudah terpenuhi, kini saatnya menjalani aktifitas yang sudah direncanakan dan sudah dipersiapkan dari dua hari sebelumnya.
Tepat pada pukul 15.50, siswa kelas 12 SMA LIGA BANGSA sampai ditempat tujuan perkemahan, hutan di Jalan Samura nomor 7.
Ada 3 kelas yang semuanya merupakan jurusan IPA, ikut serta dalam acara ini. Memang, setiap jurusan memilih lokasi yang berbeda. Dari 3 kelas IPA ini masing-masing terdiri dari 36 orang perkelasnya.
Kini, mereka semua sedang berusaha untuk mendirikan tenda di salah satu titik hutan yang sudah ditentukan. Tenda yang dibawa rata-rata besar, hal itu membuat para pembina memutuskan bahwa satu tenda diisi oleh 4 orang.
Shela, Naila, Alya dan Ratna tentu satu tenda. Mereka masih berusaha untuk mendirikan tenda yang merupakan milik Alya.
Lima belas menit berlalu, seluruh tenda sudah berdiri kokoh. Kini saatnya memberikan instruksi yang pastinya disampaikan oleh guru yang menjadi pembina acara kali ini.
Bayak serangkaian kegiatan yang akan dilakukan, dan sekarang sudah memasuki jadwal kegiatan yang pertama. Berhubung ini jurusan IPA, maka kegiatan yang pertama adalah mencari satu tumbuhan dengan menyantumkan nama ilmiah, kandungan, serta manfaat dari tumbuhan tersebut.
Satu kelompok di kegiatan ini terdiri dari 4 orang. Dua laki-laki dan dua perempuan. Entah kebetulan apa yang telah menimpah, Shela dan Vano satu kelompok, dan dua orang anggota lainnya adalah Ratna serta siswa kelas IPA 2 yang bernama Panji.
Regu yang diketuai oleh Noval, beranggotakan Alya, Eki dan Jira dari kelas IPA 1. Sedangkan Sandi, ia berkelompok dengan Naila, Cica, dan Yohan.
Kelompok yang selesai lebih dulu yaitu kelompok Noval, karena ada Jira yang sudah sering ikut event penelitian dan juga lomba-lomba kejuaraan.
Setelah 80 menit, semua kelompok telah mengumpulkan lembaran hasil penelitiannya. Akhirnya pada jam 17.20, kegiatan pertama sudah tuntas terlaksana.
Dan kini free time sambil menunggu waktu sholat maghrib tiba.
Di depan tenda yang sudah didirikan, Shela dan ketiga temannya sedang mengobrol--tak jauh dari kata ghibah-- seperti biasanya.
"Gila sih dia pinter banget, masa baru jalan 7 langkah udah nemu bahan penelitiannya." kagum Alya terhadap Jira. Sejak penelitian berlangsung, Jira lah yang memberi tahu apa saja yang harus ditulis. Sedangkan Noval, Alya dan Eki hanya terdiam takjub sambil menulis apa yang dikatakan oleh Jira.
"Itu sih untung di lo, Al." Alya nyengir setuju dibalas tawaan ringan dari ketiga temannya.
"Eh, iya, bentar." Shela memasuki tenda untuk mengambil sesuatu. Tak lama kemudian ia keluar dengan dua kotak tempat bekal berukuran sedang.
"Gue dibawain hamburger sama Mama, pas nih ada empat." Shela berujar sembari membuka tutup bekalnya.
Terlihat 4 potong hamburger yang menggugah selera. Tanpa lama-lama, Naila, Alya dan Ratna langsung mengambil makanan itu satu persatu.
"Eumm... Enak," kata Naila disela mengunyahnya.
"Gue pinjem Mama lo, Shel. Boleh, nggak? Biar dimasakin tiap hari, enak-enak tau makanan buatan Mama lo, mah." Shela terkekeh mendengar ucapan Ratna, ia tak membalas. Toh, itu juga hanya bercanda.
"Lo kira tante Siska yang cantik membahana mau rutin masakin buat lo?"
"Ya ngga lah, gue bercanda doang kali." Ratna memutar bola matanya malas.
"Udah, udah, nanti pulang kemah makan-makan dirumah gue. Mau, kan?" tawar Shela.
"Mau lah, masa nggak."
KAMU SEDANG MEMBACA
HAZEL
Teen FictionAlvano Hazel Rasendra, seorang cowok berparas tampan membuat siapa saja terpanah dengan ketampanannya. Dia menjabat sebagai ketua geng yang bernama Lirex. Semboyan prinsip yang mereka pegang "Tak akan pernah melawan sebelum ditantang untuk melawan"...
