Haiii!
Untuk di part kali ini, aku saranin bacanya lebih teliti yaa!
Happy reading, enjoy gaisss!!
.
.
Mentari pagi tampak bersinar untuk menggantikan pesona indah sang bulan yang nampak tadi malam. Hari Minggu telah usai, seluruh siswa-siswi kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya, menghadapi kegiatan yang rutin mereka lakukan sebagai seorang pelajar.
Jam pertama kelas XII IPA 3 setelah Upacara Bendera sedang diisi oleh seorang guru mata pelajaran Prakarya. Beliau menyampaikan materi dengan cara penyampaiannya yang mudah di mengerti. Karena sifatnya yang terbilang humble dan juga baik, beliau menjadi salah satu guru favorit di SMA LIGA BANGSA, Ibu Rosa namanya.
"Baiklah semuanya, apakah kalian mengerti dengan materi hari ini?" tanya Ibu Rosa sambil tersenyum tipis.
"Ngerti, Bu!"
"Oke kalau begitu--"
"Saya nggak ngerti, Bu!"
Seluruh penghuni kelas sontak menengok ke arah Noval yang baru saja berujar.
"Iya, Noval? Bagian mananya yang tidak di mengerti?" tanya Ibu Rosa.
"Saya nggak ngerti, kenapa Ibu selalu cantik setiap hari," gombal Noval dengan ekspresi yang sangat mendukung.
Siswa yang lainnya pun bersorak, terlihat juga Ibu Rosa tertawa ringan karena gombalan Noval.
"Duh, kamu jangan gitu. Nanti Alya marah, lho." katanya dengan sengaja menggoda Alya. Ibu Rosa tahu bahwa Alya merupakan pacarnya Noval.
"Ya nggak mungkin marah dong, Bu. Ayang Alya kan udah punya tempat spesial di hati saya, sepenuh cinta saya juga udah berlabuh hanya kepadanya." balas Noval, kelas semakin riuh sorakan untuk menyoraki pasangan bucin itu.
"Waduh, apa kabar tuh sama Alya? Aman, nggak?" goda Ibu Rosa.
"Aman sih, Bu, cuma ini perut saya kerasa penuh gitu, Bu." kata Alya sembari memegang perutnya dramatis.
Noval hendak bertanya, tapi Alya keburu bicara, "Saya kira kekenyangan, ternyata banyak kupu-kupu berterbangan," tak mau kalah, Alya pun ikut melontarkan kata-kata bucinnya.
Kelas kembali gaduh, baik teman-teman Noval maupun teman-teman Alya, mereka semua berhasil membuat ramai suasana kelas di pagi hari ini.
"Memang dasarnya pasangan bucin, kalian ya!" Ibu Rosa menggeleng-gelengkan kepalanya sambil membereskan buku-buku tebal miliknya.
"Waktunya sebentar lagi habis, dan untuk tugas individu ... Silahkan kalian buat karya seni dengan teknik kolase, temanya Fauna ataupun Flora. Pilih salah satu." jelas Ibu Rosa. "Mengerti?" tanya-nya memastikan.
"Ngerti, Bu!"
"Nggak ada yang lebih susah gitu Bu temanya?" ucap Noval, seketika delikkan tajam tercipta dari sebagian mata murid lainnya.
"Ini aja dulu temanya. Tapi Ibu tau apa yang lebih susah, kamu mau tau?"
"Apa?"
"Mempertahankan kesetiaan dan rasa cinta hanya kepada satu orang untuk selamanya." setelah mengucapkan itu, Ibu Rosa tersenyum singkat lalu keluar kelas dibarengi suara bel pelajaran pertama yang berakhir.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAZEL
Teen FictionAlvano Hazel Rasendra, seorang cowok berparas tampan membuat siapa saja terpanah dengan ketampanannya. Dia menjabat sebagai ketua geng yang bernama Lirex. Semboyan prinsip yang mereka pegang "Tak akan pernah melawan sebelum ditantang untuk melawan"...
