"Dengan begini perjanjian kontrak kita batal!" ujar Arsyah dengan nada serius.
"Apa-apaan kamu?! Dengan seenaknya merobek berkas itu?!" ujar Rhea marah.
"Kamu marah? Bukannya seharusnya kamu senang karena akan lebih lama bersama dengan saya?"
"Bodoh! Aku lebih membenci pria yang bertindak sesuka hati! Kamu membuat perjanjian itu secara sepihak, aku menyetujuinya, dan sekarang kamu membatalkannya secara sepihak juga? Pria brengsek!"
Arsyah seketika mendekati Rhea dan memeluknya erat, seakan tidak mau kehilangannya.
"Lepas! Aku membenci mu!"
"Kamu boleh tidak mempercayai saya, tapi maaf, saya mulai nyaman akan kehadiran mu yang selalu merecoki keseharian saya, saya--saya mencintai mu, Rheazura," bisik Arsyah.
Rhea terdiam, matanya bahkan membola karena tidak percaya apa yang telah di dengarnya barusan, apa Rhea berhasil meluluhkan hati Arsyah?
"T-tapi ...."
"Tetaplah bersama saya dan menua bersama," sela Arsyah semakin mengeratkan pelukannya.
"Tetaplah bersama saya, saya suka perhatian kecil mu, saya suka cerewet mu, saya suka apa pun tentang mu, maka dari itu jangan pergi," timpal Arsyah masih berbisik.
"Tapi, kamu masih mencintai Prima, kamu merelakan Prima hanya karena mencoba menghargai kehadiran ku, kan?"
"Sudah saya bilang, saya mencintai mu, dan jangan meragukan apa pun lagi, dan terima kasih karena sebentar lagi akan menjadikan saya seorang Ayah, saya akan menjaga kalian sebisa saya," sergah Arsyah, sontak membuat Rhea sedikit menjauhkan dirinya dari Arsyah.
"A-apa?"
"Ya! Kamu tengah mengandung anak saya, dan usianya baru tiga minggu," ungkap Arsyah.
"Katakan jika itu bohong."
"Saya serius, kemarin malam dokter mengatakannya, dan saya sangat bahagia sekali, terima kasih, Rhea."
Rhea tentu saja menangis, menangis terharu karena sebentar lagi dirinya akan menjadi orang tua, di umur yang terbilang muda. Rhea tidak menyangka, namun tangisannya terhenti ketika mengingat satu hal.
"Apa kamu mau melepas Prima, karena tahu aku mengandung anak mu?"
"Tidak, Rhea. Saya memang sudah menyukai mu jauh sebelum kemarin, dan saya hanya ragu akan perasaan saya saja, namun saya akhirnya sadar, jika saya mencintai mu, dan perasaan saya pada Prima sudah lama hilang, entah kenapa sejak hadirnya diri mu dalam hidup saya," jelas Arsyah mengusap rambut Rhea pelan.
Rhea terharu akan pengakuan Arsyah, dirinya kembali memeluk Arsyah dengan rasa bahagia yang membuncah. Namun seketika Rhea kembali menjauhkan dirinya dari Arsyah.
"Pakai baju mu dulu!" ujar Rhea sambil memalingkan mukanya.
Astaga, bagaimana bisa Rhea lupa jika Arsyah baru saja selesai mandi dan masih bertelanjang dada. Rhea menutupi wajahnya yang memerah karena malu.
"Tentang Aris kemarin ...."
"Saya sudah tahu yang sebenarnya, maafkan saya yang terlalu cepat mengambil kesimpulan," sela Arsyah.
Rhea tersenyum saja mendengarnya, dirinya merasa sangat bahagia mendapat dua kabar baik sekaligus, yang pertama pengakuan Arsyah, dan kedua tentang keadaan dirinya yang tengah berbadan dua.
***
"Dila! Astaga, aku bahagia sekali! Astaga! Dila aku menyangi mu, Dila!!" girang Rhea sambil memeluk Dila ketika Dila baru saja tiba di mansionnya untuk menjemputnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERNIKAHAN KONTRAK
Romanzi rosa / ChickLit(End) Rheazura Keisha Radhisty, seorang gadis cantik yang di paksa menikah oleh kedua orangtuanya. Rhea yang masih merasa dirinya belum siap, memberontak untuk menggagalkan pernikahan itu. Namun sayangnya, pernikahan itu tetap terjadi. Rhea resmi me...
